Aksi kiper Persebaya, Ernando Ari saat menghadapi Persis Solo. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sukses mengalahkan Persis Solo dengan skor tipis 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Sempat tertinggal lewat gol Tanaka, Green Force bangkit dan come back di babak kedua.
Mihailo Perovic membuka skor bagi Persebaya sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat paruh kedua berlangsung sesaat. Dan, Francisco Rivera menjadi penentu kemenangan lewat golnya pada menit ke-51.
Perovic memang menjadi bintang pada laga tersebut. Selain mencetak gol, ia juga berperan pada gol kedua Persebaya. Tendangan kerasnya menciptakan bola liar di depan gawang kosong dan memudah Rivera mencetak gol kemenangan.
Namun, pelatih Persebaya, Eduardo Perez justru memuji penampilan penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi, yang dinilainya tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
Ia mengungkapkan, keberhasilan kiper kelahiran Semarang itu merupakan hasil kerja keras bersama pelatih kiper Felipe Americo.
“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando karena saya melihat langsung bagaimana dia berlatih setiap hari. Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Jika melihat dari statistik yang dirilis Liga 1 Match, Persis Solo melepaskan enam tembakan ke gawang. Itu berarti, Ernando Ari setidaknya menyelamatkan enam shoot tersebut, meski tidak semuanya menjadi ancaman serius.
Selain faktor Nando, perubahan taktik coach Edu juga turut berperan terhadap kemenangan Green Force, antara lain memperbaiki jarak antar pemain.
“Pada babak pertama kami punya masalah karena jarak antar lini terlalu jauh, sehingga lawan mudah menghubungkan permainan. Di babak kedua kami memperbaikinya dan bermain lebih kompak,” ungkap Coach Edu lagi.
Pada laga tersebut, pelatih asal Spanyol itu juga memberi kesempatan bermain bagi dua pemain muda, Sadida dan Icaz, yang dinilainya menjadi bukti keberhasilan akademi Persebaya.
Berkat kemenangan ini, pemegang dua gelar Liga Indonesia itu untuk sementara naik ke peringkat delapan, dengan poin 14, hasil dari empat kali menang, dua imbang dan tiga kali kalah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
