
Mihailo Perovic akan jadi tumpuan Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akhirnya mengumumkan susunan pemain utama untuk laga penting melawan Persis Solo di lanjutan Super League 2025/2026. Dalam daftar starter tersebut, pelatih Eduardo Perez memutuskan menurunkan penyerang asal Montenegro, Mihailo Perovic, sejak menit awal.
Keputusan ini menjadi sorotan karena Perovic selama beberapa laga terakhir kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Kini, kepercayaan penuh diberikan agar lini depan Green Force lebih tajam dan produktif di depan gawang.
Persebaya Surabaya memang sedang menghadapi situasi sulit dalam hal mencetak gol.
Dari delapan pertandingan, tim kebanggaan Arek-arek Suroboyo itu baru mampu membukukan sembilan gol, jumlah yang paling sedikit di antara penghuni papan tengah klasemen.
Produktivitas seret ini membuat Persebaya Surabaya tertahan di peringkat kesepuluh klasemen sementara.
Lebih menyakitkan lagi, mereka belum pernah merasakan kemenangan dalam tiga laga terakhir meski tampil cukup dominan dalam penguasaan bola.
Sebagai pembanding, Arema FC yang berada satu tingkat di atas Persebaya Surabaya sudah mencetak 14 gol dari sembilan pertandingan.
Sementara Persib Bandung yang duduk di posisi kelima telah melesakkan 13 gol dan hanya kebobolan enam kali.
Perbedaan mencolok tersebut menjadi alarm bagi Eduardo Perez untuk segera melakukan pembenahan total.
Fokus utama diarahkan pada penyelesaian akhir dan koordinasi pertahanan agar tim lebih seimbang antara menyerang dan bertahan.
Eduardo mengaku telah meningkatkan intensitas latihan jelang duel kontra Persis. Dalam sepekan terakhir, tim menjalani dua kali sesi latihan setiap hari untuk memperbaiki detail kecil yang selama ini menjadi kendala.
“Melalui hasil evaluasi pertandingan sebelumnya, setiap harinya kami melakukan latihan yang spesifik. Kami berusaha menjalani latihan sepanjang minggu ini dengan maksimal,” ujar Eduardo.
Ia menegaskan seluruh pemain menjalani program latihan dengan semangat tinggi untuk mengakhiri tren negatif.
Latihan difokuskan pada dua aspek, yaitu finishing dan transisi bertahan. Sang pelatih ingin memastikan setiap peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol, sekaligus menjaga gawang agar tidak mudah kebobolan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
