Bruno Moreira siap rayakan laga ke-100 bersama Persebaya Surabaya saat hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Bruno Moreira punya alasan kuat menatap laga melawan Persis Solo dengan emosi campur aduk. Pertandingan Minggu (2/11/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo bukan sekadar laga lanjutan Super League 2025/2026, tapi momen bersejarah bagi sang winger asal Brasil yang akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama Persebaya Surabaya.
Tiga laga tanpa kemenangan membuat atmosfer di ruang ganti Green Force terasa berat.
Namun bagi Bruno, momen ini justru membuka ruang refleksi tentang perjalanan panjangnya bersama klub kebanggaan Kota Pahlawan, dari masa-masa terpuruk hingga kembali menjadi andalan publik Bonek.
“Ya, ini pertandingan yang sangat istimewa, karena saya ingat saat pertama kali datang dan bermain di sini, hasilnya tidak baik,” ucap Bruno, Sabtu (1/11/2025).
Ia masih ingat jelas bagaimana debutnya di Persebaya Surabaya justru dibanjiri kritik tajam dari suporter sendiri.
Tagar #BrunoOut sempat menggema di kolom komentar media sosial. Banyak fans kecewa pada performanya di awal musim, namun bagi Bruno, kritik itu bukan alasan untuk menyerah.
“Banyak suporter mengkritik saya di Instagram, tapi itu membuat saya semakin kuat secara mental dan fisik. Saya bekerja lebih keras,” lanjutnya dengan nada tegas.
Kalimat sederhana itu menggambarkan betapa keras perjuangannya untuk kembali mendapatkan tempat di hati Bonek.
Kini, setelah hampir dua tahun berseragam hijau, Bruno justru menjadi simbol ketekunan dan dedikasi di skuad Green Force.
Ia bukan sekadar pemain asing yang datang dan pergi, tapi sosok yang benar-benar mencintai klub ini dengan sepenuh hati.
“Sekarang mencapai pertandingan ke-100, ini sangat spesial bagi saya,” ujarnya. “Persebaya membuka pintu saya tentang Indonesia, dan saya sangat bersyukur kepada klub serta orang-orang yang bekerja di sini.”
Di balik kalimat itu, tersimpan kisah transformasi luar biasa seorang pemain yang sempat diragukan, kini menjadi tumpuan harapan di tengah masa sulit tim.
Bruno mengaku, laga ke-100 ini bukan hanya tentang rekor pribadi, tapi tentang kebangkitan seluruh tim Persebaya Surabaya.
“Saya berharap bisa menang, terutama karena ini pertandingan ke-100 saya,” kata pemain berusia 26 tahun itu. “Kita harus menang untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri, bagi para pemain dan staf.”

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
