Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Oktober 2025 | 17.35 WIB

Setali Tiga Uang! Persebaya Surabaya dan Arema FC Jadi Tim Paling Banyak Koleksi Kartu Merah

Skuad Persebaya Surabaya jalani persiapan intensif jelang hadapi Persis Solo di pekan 11, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Setali tiga uang, dua rival abadi dari Jawa Timur kembali berbagi nasib. Persebaya Surabaya dan Arema FC kini sama-sama menjadi tim dengan koleksi kartu merah terbanyak di Super League 2025/2026.

Keduanya sama-sama terseok menghadapi badai sanksi dan absennya pemain kunci akibat pelanggaran keras di lapangan.

Situasi ini membuat dua tim besar itu harus memutar otak demi tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan liga.

Persebaya Surabaya menjadi sorotan setelah kehilangan dua pemain belakang andalan akibat kartu merah.

Leo Lelis dan Mikael Tata dipastikan absen saat Green Force menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (2/11/2025) malam.

Selain dua pemain yang terkena sanksi, lini pertahanan Persebaya Surabaya juga makin rapuh karena absennya bek tengah Risto Mitrevski. Pemain asal Makedonia itu masih menjalani perawatan cedera dan belum pulih sepenuhnya.

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, mengaku situasi ini bukan hal ideal bagi timnya yang sedang berusaha bangkit. Ia menegaskan tim medis masih terus memantau kondisi Risto sambil mencari opsi terbaik di barisan belakang.

“Risto masih dalam perawatan dan mungkin kamu bisa bertanya kepada dokter soal penjelasan yang lebih baik,” kata Perez dengan nada tenang namun penuh kekhawatiran.

Ia sadar kehilangan tiga pemain belakang sekaligus bisa mengganggu keseimbangan permainan tim.

Perez pun dipaksa berpikir keras untuk menemukan formasi baru yang solid di laga kontra Persis. Ia menyebut masih terus mencoba berbagai komposisi pemain hingga menjelang pertandingan.

“Kami harus melakukannya sampai hari terakhir,” ujarnya singkat. Pria asal Spanyol itu ingin memastikan setiap pemain siap secara mental dan fisik meski dihadapkan pada krisis pemain.

Dalam tiga laga terakhir, Persebaya Surabaya belum merasakan kemenangan. Mereka hanya mampu bermain imbang melawan Dewa United dan PSBS Biak, serta kalah tipis dari Persija Jakarta.

Rentetan hasil itu membuat posisi Persebaya Surabaya di klasemen sementara semakin rawan. Dukungan suporter di Gelora Bung Tomo diharapkan bisa menjadi energi tambahan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Di sisi lain, rival abadi mereka, Arema FC, mengalami nasib serupa mengoleksi 4 kartu merah. Tim berjuluk Singo Edan juga tengah krisis pemain setelah menerima dua kartu merah saat menghadapi Borneo FC di pekan ke-10.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore