
Saddil Ramdani saat laga lawan Persis di Stadion GBLA. (@saddilramdanii)
JawaPos.com-Pemain depan Persib Bandung Saddil Ramdani akhirnya buka suara usai insiden emosional saat ditarik keluar dalam laga kontra Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (27/10).
Saddil secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh anggota tim dan Bobotoh atas reaksi spontan yang ditunjukkan di pinggir lapangan.
Dalam pertandingan pekan ke-10 Super League 2025/2026 itu, Saddil menunjukkan gestur kecewa setelah digantikan Adam Alis Setyano oleh pelatih Bojan Hodak. Keputusan pergantian tersebut dilakukan setelah Luciano Lucho Guaycochea diganjar kartu merah di babak pertama yang membuat Bojan harus segera menyesuaikan taktik tim.
Saddil mengakui menyesal atas sikap tersebut. Dia menegaskan bahwa rasa kecewanya bukan ditujukan kepada pelatih atau rekan setim, melainkan pada diri sendiri yang belum mampu menampilkan performa terbaik.
"Saat itu saya merasa marah pada diri sendiri, bukan kepada pelatih, pemain, atau siapa pun. Saya kecewa karena belum bisa memberikan kontribusi maksimal," ujar Saddil yang dilansir dari laman resmi klub.
Menurut dia, reaksi spontan itu murni karena dorongan ambisi pribadi untuk terus bermain dan membantu tim. Saddil mengaku sudah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada pelatih dan rekan-rekannya, agar tidak ada kesalahpahaman di dalam skuad Maung Bandung.
"Itu murni kesalahan saya sendiri. Saya ingin bermain di level seperti yang diharapkan Bobotoh, pelatih, dan tim di level yang lebih tinggi. Saya marah pada diri sendiri karena ingin berkembang dan berjuang untuk kebaikan tim ini," tambah dia.
Meski sempat terjadi insiden kecil itu, Persib tetap tampil solid dan mampu meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Persis Solo. Dua gol Maung Bandung dicetak Luciano Guaycochea sebelum dikartu merah dan Uiliam Barros di babak kedua.
Pelatih Bojan Hodak pun menanggapi situasi tersebut dengan bijak. Menurut dia, reaksi seperti yang ditunjukkan Saddil adalah hal yang wajar terjadi dalam tim yang penuh ambisi dan semangat juang tinggi.
"Saya tahu Saddil kecewa, dan itu normal. Tapi ini murni keputusan taktik," ujar Bojan.
"Setelah Lucho mendapat kartu merah, kami butuh pemain tambahan di tengah. Saya masukkan Adam Alis untuk menutup ruang, lalu Beckham saya geser ke sisi sayap. Jadi bukan karena performa Saddil, ini soal strategi," lanjut Bojan.
Bojan juga menegaskan bahwa seluruh pemain kini harus memahami pentingnya rotasi dan pengorbanan dalam jadwal padat Persib, yang kini harus membagi fokus antara Super League dan AFC Champions League Two.
"Kita tahu jadwal sangat padat, jadi rotasi itu wajib. Semua pemain bekerja keras untuk menjaga performa tim tetap stabil," jelas pelatih asal Kroasia tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
