Persebaya Surabaya era Eduardo Perez sedang dalam performa buruk di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Performa Persebaya Surabaya kembali menuai sorotan tajam usai kalah 1-3 dari Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam. Kekalahan itu tidak hanya membuat Green Force kehilangan poin penting, tapi juga memancing gelombang kritik dari para Bonek yang mulai mempertanyakan kinerja pelatih Eduardo Perez.
Bonek ramai menyuarakan kekecewaannya di media sosial setelah laga berakhir.
Banyak di antara mereka yang menilai permainan Persebaya Surabaya di bawah kendali Perez terasa tanpa arah dan minim progres, bahkan dibandingkan dengan era Paul Munster musim lalu yang dinilai jauh lebih menjanjikan.
Komentar pedas bermunculan, menggambarkan keresahan suporter setia Green Force. “Taktik mlempem, ngantuk delok.e????,” tulis salah satu akun Bonek yang menganggap permainan tim kini membosankan dan tidak bergairah.
Tak sedikit pula yang mulai menyerukan pergantian pelatih lebih cepat.
“Inpo ganti pelatih ????,” tulis Bonek lain yang kecewa dengan performa tim dan strategi yang dianggap tidak berkembang sejak awal musim Super League 2025/2026 bergulir.
Kritik juga datang terkait lemahnya antisipasi terhadap bola mati, salah satu kelemahan yang kembali terlihat saat menghadapi Persija.
“Bola mati iku ancen wes teko strategi ne Persija, sing penting iku Edu nduwe taktik sing top lah ben isok ngatasi carane ben gak kebobolan liwat bola mati,” tulis seorang Bonek dengan nada kesal.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama.
Meski Eduardo Perez mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Gali Freitas di babak kedua, perubahan itu belum cukup membawa hasil maksimal bagi Green Force.
Gol Mihailo Perovic di menit ke-46 yang sempat membangkitkan harapan malah dianulir wasit.
Persija justru makin nyaman bermain dan menambah keunggulan melalui penalti Allano de Lima pada menit ke-73 setelah pelanggaran Catur Pamungkas di kotak terlarang.
Persebaya Surabaya baru bisa memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Leo Lelis pada menit ke-77 hasil sepak pojok Francisco Rivera.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta dan Persebaya Surabaya harus puas kalah 1-3 di kandang sendiri.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
