Pemain Persebaya Surabaya Francisco Rivera (tengah) saat melawan Persija di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (18/10) malam. (Naufal Ammar Imaduddin/Antara)
JawaPos.com-Persebaya Surabaya mengawali Super League pada Oktober dengan kekalahan menyakitkan di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Persebaya kalah dari Persija Jakarta dengan skor telak 1-3.
Berkaca dari kekalahan tersebut, pelatih Persebaya Eduardo Perez sudah paham aspek mana yang harus diperbaiki di skuad asuhannya untuk pertandingan mendatang.
“Kadang hasil pertandingan ditentukan oleh beberapa situasi, bola mati, penalti, atau satu tembakan. Jadi kami tahu apa yang harus diperbaiki,” kata Eduardo Perez seperti dikutip dari Antara.
Pada pertandingan tersebut, dua dari tiga gol Persija memang berawal dari bola mati. Gol Jordi Amat diawali dari situasi tendangan sudut. Dan gol dari Allano merupakan hasil dari tendangan penalti.
Coach Edu harus membenahi tim dalam mengantisipasi bola-bola mati, termasuk mengasah kemampuan Ernando Ari untuk menggagalkan tendangan penalti.
Selain itu, Green Force juga perlu meningkatkan efektivitas bola-bola mati. Gol tuan rumah dari Leo Lelis juga merupakan hasil dari tendangan sudut. Jika mampu ditingkatkan, Persebaya bisa menambah gol-gol dari set piece.
Coach Edu menambahkan, hasil big match antara dua tim legendaris Tanah Air tersebut ditentukan detail kecil. Itu juga perlu dibenahi Persebaya.
“Bagi saya, ini pertandingan antara dua tim yang sama-sama ingin menang. Tapi tentu saja, kemenangan sering ditentukan oleh detail kecil,” imbuh Eduardo.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, timnya kini harus segera bangkit dan bersatu, demi mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.
“Sekarang kami harus kembali bersatu. Hari ini kami sedih karena tidak bisa memberikan kemenangan kepada suporter, tapi mulai besok kami harus berpikir positif dan bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya,” tegas Eduardo.
Tiga gol kemenangan Persija tercipta dari Dony Tri Pamungkas menit ke-21, Jordi Amat menit ke-45+4 dan penalti Allano menit ke-73. Sementara gol Persebaya tercipta dari kaki Leo Lelis pada menit ke-78.
Dari hasil pertandingan tersebut, Persija sukses naik ke peringkat tiga, sekaligus menggeser Persib Bandung dengan poin 14. Sedangkan Persebaya masih tertahan di papan tengah klasemen sementara di peringkat ke-7 dengan poin 10.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
