
Pelatih Persija, Mauricio Souza, memimpin latihan timnya jelang menghadapi Persis Solo. (Media Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza enggan memandang remeh Persebaya Surabaya jelang bentrok dalam laga lanjutan Super League 2025/2026. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk waspada karena Green Force adalah tim kuat dan termasuk kandidat juara.
Persija Jakarta akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedelapan Super League 2025/2026. Pertandingan itu rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (17/10).
Souza sebagai pelatih kepala Persija, sadar Persebaya bukan lawan yang mudah. Di matanya, Green Force adalah tim yang sangat tangguh dan memang klub papan atas di Indonesia.
"Persebaya adalah salah satu tim kandidat kuat untuk memuncaki klasemen dan bersaing memperebutkan gelar juara," kata Souza usai memimpin latihan tim di Persija Training Ground, Rabu (15/10) pagi.
Selain itu, Souza menilai bahwa Persebaya selalu menunjukkan permainan yang bagus, apapun hasilnya. Karena itu, Persija tak boleh lengah sedikitpun saat meladeni pasukan Eduardo Perez.
"Tentunya kita harus selalu fokus karena mereka memiliki pertahanan yang bagus. Kami juga harus menjadi yang lebih solid dalam bertahan dan mampu memanfaatkan peluang yang kami ciptakan," terang Souza.
"Jika kami bisa melakukan apa yang telah kita rencanankan untuk melawan mereka, kita punya kesempatan untuk bisa pulang dari sana dengan hasil maksimal," imbuhnya.
Kiprah Persebaya di Super League 2025/2026 memang terbilang lumayan. Meski awalnya mendapatkan hasil buruk dengan kalah dari PSIM Jogja pada laga pembuka, kini perlahan mulai naik.
Persebaya untuk sementara duduk di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 10 poin dalam enam pertandingan. Green Force hanya terpaut satu angka dari Persija Jakarta yang masuk empat besar.
Selain itu, Persebaya juga bermodalkan hasil cukup baik sebelum menjamu Persija. Yakni dengan mengalahkan Semen Padang FC (1-0) dan menahan imbang Dewa United Banten FC (1-1) saat bertandang ke Banten International Stadium sebelum jeda internasional FIFA Matchday Oktober 2025.
Selain itu, Persebaya juga jadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit. Hanya lima gol yang bersarang ke gawang Green Force, sama seperti Bhayangkara Presisi Lampung FC dan PSM Makassar. Jumlah itu hanya lebih banyak dari Borneo FC Samarinda yang kini memuncaki klasemen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
