
Bonek siap sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta kembali dipertemukan dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia. Duel klasik dua tim besar ini akan digelar pada pekan ke-9 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (18/10).
Pertandingan ini dipastikan menjadi sorotan publik sepak bola nasional karena menghadirkan dua kelompok suporter paling fanatik di Indonesia, Bonek dan Jakmania. Keduanya kini siap menyuguhkan dukungan penuh dengan semangat rivalitas sehat di tribun tanpa melibatkan permusuhan.
Capo Ubros, salah satu koordinator tribun Bonek, menegaskan laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Dia menyebut pertemuan Persebaya Surabaya melawan Persija selalu menghadirkan aura kebanggaan dan sejarah panjang yang tak pernah pudar di hati suporter.
“Bagi teman-teman Bonek, pertandingan ini seperti El Clasico yang punya rivalitas sangat kental. Tahun 2004 kita pernah juara dan mengalahkan Persija di Tambaksari, jadi atmosfernya pasti luar biasa,” ujar Capo Ubros dikutip dari kanal YouTube resmi Persebaya Surabaya, Selasa (14/10).
Namun, dia menekankan Bonek kini telah jauh lebih dewasa dalam mendukung tim. Persaingan di lapangan dianggap cukup sebagai ajang pembuktian, sementara di luar itu, yang dikedepankan adalah rasa hormat antarsuporter.
“Sekarang dengan Persija, kita lebih mengesampingkan permusuhan dan menghargai rivalitas sehat. Kita harap Persebaya bisa meraih poin penuh, dan Bonek juga semakin matang dalam mendukung tim,” tambah Ubros dengan semangat.
Rivalitas sehat yang dimaksud bukan berarti kehilangan gairah dukungan di tribun. Menurut dia, Bonek tetap akan tampil maksimal memberi tekanan mental lewat psywar selama 2x45 menit, namun tanpa hinaan, ejekan kasar, atau tindakan rasis.
“Sepak bola itu alat pemersatu bangsa, bukan pemecah belah suporter. Kalau sampai ada yang memulai rasisme, itu hanya menunjukkan rendahnya kualitas SDM orang tersebut,” tegas Ubros.
Atmosfer klasik antara Persebaya Surabaya dan Persija memang selalu mengundang cerita tersendiri. Bagi Ubros, setiap pertemuan kedua tim selalu penuh drama dan emosi khas Surabaya yang sulit tergantikan.
“Setiap ketemu Persija itu pasti beda, ada gairah kerasnya Suroboyo. Dari dulu, El Clasico Indonesia ya Persebaya lawan Persija, dua tim tua dengan sejarah panjang dan harga diri yang dipertaruhkan,” ungkap Ubros.
Meski tensi rivalitas tinggi, Bonek siap menyambut kedatangan Jakmania dengan penuh respek. Mereka ingin menunjukkan dukungan fanatik bisa tetap berjalan berdampingan dengan sportivitas di dalam dan luar stadion.
“Kita sambut baik teman-teman Jakmania yang akan datang ke Surabaya. Dukung Persebaya seperti air laut, pasang surut pasti ada, tapi rasanya tetap sama,” kata Ubros menutup pesannya dengan kiasan khas Arek Suroboyo.
Dari sisi teknis, Persebaya Surabaya datang ke laga ini dengan tren positif. Dalam dua pertandingan terakhir, Green Force belum tersentuh kekalahan setelah menumbangkan Semen Padang dan menahan imbang Dewa United.
Persiapan tim asuhan pelatih lokal itu juga berjalan lancar tanpa banyak kendala berarti. Hanya kiper utama Ernando Ari yang absen karena panggilan membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selain itu, seluruh pemain tetap mengikuti latihan intensif guna menjaga konsistensi performa. Fokus utama tim adalah menjaga momentum agar bisa menembus papan atas klasemen sementara Super League.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
