Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Oktober 2025 | 20.58 WIB

Patrick Kluivert Gagal Bawa Kemenangan untuk Timnas Indonesia, Menteri Luar Negeri Belanda Minta Maaf

Pelatih Patrick Kluivert wajib lakukan evaluasi di Timnas Indonesia jelang hadapi Irak. (Timnas Indonesia) - Image

Pelatih Patrick Kluivert wajib lakukan evaluasi di Timnas Indonesia jelang hadapi Irak. (Timnas Indonesia)

JawaPos.com—Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda David van Weel turun gunung menyampaikan permintaan maaf tak terduga kepada publik Indonesia. Permintaan maaf itu disampaikan usai pelatih timnas Indonesia asal Belanda, Patrick Kluivert, gagal membawa skuad Garuda menang atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataan pers bersama Menlu RI Sugiono di Jakarta, Kamis (9/10), van Weel menyinggung hasil laga tersebut dengan gaya bersahabat. Dia menyampaikan rasa bangganya terhadap kiprah Kluivert sekaligus mengekspresikan empati atas kekecewaan para pencinta sepak bola Indonesia.

“Sebagai orang Belanda, tentu saja, saya sangat bangga menyaksikan legenda sepak bola kami, Patrick Kluivert, mengambil peran dalam menyukseskan olahraga Indonesia,” ujar van Weel dikutip dari Antara, Kamis (9/10).

“Saya meminta maaf, sebagai sesama orang Belanda, atas hal ini,” tambah dia dengan nada berseloroh. 

Ucapan spontan Menlu Belanda itu sontak menarik perhatian publik dan media. Momen diplomatik yang biasanya kaku berubah hangat ketika dia menyinggung urusan sepak bola yang tengah menyedot emosi masyarakat Indonesia.

Pertandingan Indonesia kontra Arab Saudi memang berjalan sengit dan penuh drama. Tim Garuda sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, sebelum akhirnya takluk 2–3 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut terasa pahit karena Indonesia sempat tampil dominan di babak pertama. Namun, Arab Saudi berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang dan membalikkan keadaan menjelang akhir laga.

Van Weel menyebut kekalahan itu bukan akhir dari perjuangan Indonesia. Dia justru menyemangati tim asuhan Kluivert agar segera bangkit dan menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Pernyataan van Weel sontak menjadi sorotan karena jarang ada pejabat tinggi Belanda yang menyinggung urusan sepak bola Indonesia secara terbuka. Apalagi dengan nada yang menampilkan sisi manusiawi seorang diplomat.

Publik Indonesia menilai sikap Menlu Belanda tersebut sebagai bentuk kedekatan emosional antara kedua negara. Sementara itu, Patrick Kluivert tetap berusaha tegar menghadapi tekanan besar di awal masa kepelatihannya. Dia menilai anak asuhnya sudah memberikan segalanya di lapangan meski hasil belum berpihak.

“Hasil ini sangat mengecewakan, tetapi para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” kata Kluivert dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih asal Belanda itu mengakui timnya kehilangan kendali setelah unggul lebih dulu. Beberapa kesalahan kecil di lini tengah dan pertahanan menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol balasan.

Meski kalah, performa Indonesia di bawah asuhan Kluivert mendapat banyak apresiasi dari pengamat sepak bola Asia. Mereka menilai skuad Garuda tampil lebih berani dan terorganisasi dibanding laga-laga sebelumnya.

Kluivert diyakini mampu membangkitkan performa Timnas Indonesia ketika menghadapi Irak. Dia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi laga selanjutnya di Grup B.

“Kami akan menganalisis pertandingan ini, memperbaiki kesalahan, dan bangkit. Laga melawan Irak adalah pertandingan penting yang harus kami menangkan,” ujar Kluivert menutup jumpa pers.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore