
OPTIMISTIS: Pelatih Persebaya Aji Santoso antusias menghadapi musim kompetisi baru.
JawaPos.com – Menghadapi Kompetisi Liga 1 2023/24 dengan target bersaing di jalur perebutan gelar juara, Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso menekankan pentingnya mental dan bermain dengan hati kepada para pemain.
Dalam latihan dia mencoba menanamkan filosofi permainan tim berjuluk Green Force itu kepada beberapa pemain baru. Dia menekankan mentalitas dan pentingnya bermain dengan hati di setiap pertandingan.
“Mentalnya harus kuat dan sekarang kan target juara. Mentalitas petarungnya sebagai juara itu sebagai apa dan mentalitas sehari-hari seorang juara seperti apa,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.
“Tentunya pelatih memberi pemahaman pada pemain, contohnya tidak boleh percaya dengan sejarah dan statistik kan knowledge, pengetahuan yang disampaikan pelatih kepada pemain itu yang penting.”
View this post on Instagram
“Yang kedua, mental kita bentuk juga di dalam persiapan. Jika di latihan itu kita mempersiapkan mentality bagaimana mereka latihan dan bagaimana mereka bertanding,” imbuhnya.
Aji Santoso menyebut tidak ada kendala yang berarti perihal masalah adapatasi pemain baru Persebaya musim ini, khususnya dengan gaya permainan tim yang diusung.
Dia menilai pemain baru beradaptasi cukup cepat dengan suasana tim yang ada di Persebaya.
“Pemain baru semua mulai beradaptasi dan saya melihat mereka mengikuti bagaimana cara Persebaya bermain,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
