
Kahudi saat memimpin latihan. (ig @psisofficial)
JawaPos.com - Manajemen PSIS Semarang resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih kepala, Kahudi Wahyu. Kabar ini disampaikan langsung melalui akun instagram klub @psisofficial pada Senin (30/9) sore.
Dalam pengumumannya, manajemen menyampaikan terima kasih atas dedikasi Kahudi selama menukangi Laskar Mahesa Jenar. "PSIS Semarang berterimakasih atas kinerja dan kontribusi Coach Kahudi kepada tim. Matursuwun Coach Kahudi," tulis pihak manajemen.
Untuk sementara waktu, asisten pelatih Ega Raka Galih ditunjuk sebagai caretaker dalam menghadapi pertandingan terdekat. Keputusan ini diambil setelah rapat internal jajaran manajemen menyusul hasil buruk yang didapatkan PSIS di ajang Pegadaian Championship.
Tiga Kekalahan Beruntun jadi Pemicu
Pencopotan Kahudi Wahyu tak lepas dari performa kurang meyakinkan PSIS Semarang dalam tiga laga awal Pegadaian Championship. Tim kebanggaan Kota Semarang itu menelan tiga kekalahan beruntun, dua diantaranya terjadi di kandang sendiri.
Kekalahan paling telak dialami saat menghadapi Persiku Kudus dengan skor 0-4 di Stadion Jatidiri. Setelah itu, PSIS kembali tumbang 0-2 saat bertandang ke markas Persipura Jayapura.
Rentetan hasil negatif ditutup dengan kekalahan tipis 1-2 dari tamunya Persiba Balikpapan. Akibat hasil buruk tersebut, PSIS kini harus rela terpuruk di posisi juru kunci Grup Timur Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Respon Suporter: Kritik Mengarah ke Manajemen
Meski manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Kahudi Wahyu, langkah ini rupanya tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif dari suporter PSIS. Di kolom komentar Instagram resmi klub, suporter lebih banyak menyuarakan kritik kepada manajemen, khususnya CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
Salah satu akun pendukung, @kang_awip, menuliskan, "Pelatih apik, materi sak anane, Pep Guardiola wae mumet".
Komentar lain datang dari @didikhermanto.gtr, "Arep dilatih Guardiola + Arteta, nek yen iseh ono YS podo wae".
Tak ketinggalan, akun @barepanuraga menyindir, “Sing durung tau ganti CEOne.”
Bahkan Ketua Umum Panser Biru, Wareng, ikut menyuarakan kritik dikolom komentar melalui akun pribadinya, @kepareng_wareng, ia menulis singkat, "Kapan matur nuwune Yoyok".
Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pendukung menilai persoalan PSIS tidak hanya soal pelatih, melainkan juga ada dimanajemen tim.
Jalan Berat Menanti PSIS

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
