
Bruno Moreira Bikin Gol Krusial di Injury Time. (Dok. X Persebaya)
JawaPos.com-Tak bisa dibantah lagi bahwa Bruno Moreira layak menjadi pemain terbaik Persebaya Surabaya selama September 2025. Selain mampu memimpin tim, perannya di lapangan juga begitu krusial.
Sepanjang September, Bruno Moreira dua kali menjadi penyelamat Persebaya dari tiga pertandingan yang dijalani. Sempat merasakan kekalahan di tangan Persib, dia kemudian menebusnya saat menghadapi Semen Padang dan Dewa United.
Satu golnya ke gawang Semen Padang menjadi penentu kemenangan 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan satu gol penalti ke gawang Dewa United pada Jumat (26/9) menyelamatkan muka Persebaya dari kekalahan untuk memaksa skor berakhir 1-1.
Tak heran jika Bruno Moreira merupakan juru selamat tim, sehingga dalam dua pertandingan itu, dia dinobatkan sebagai Man of The Match. Ditemui setelah laga menghadapi Dewa United, Bruno mengaku bahwa laga menghadapi tim berjuluk Banten Warriors itu cukup berat, apalagi timnya harus bermain dengan sepuluh orang setelah Dejan Tumbas dikartu merah.
"Kami bisa mendapatkan satu poin di sini, dan ini tidak mudah, karena Dewa United punya skuad yang bagus, apalagi kami juga hanya bermain dengan sepuluh orang sehingga ini hasil yang bagus," ujar Bruno seperti dikutip dari akun Instagram Liga 1 Match.
Dia menambahkan, raihan satu poin ini menunjukkan jika timnya juga punya kualitas dan memiliki mentalitas bertanding.
"(Kami bisa meraih satu poin) karena kami juga punya kualitas dan mentalitas yang kuat dalam bertanding," imbuh dia.
Pemain asal Brasil ini sejujurnya menargetkan bisa meraih tiga poin, tapi karena kondisi di lapangan tidak sesuai ekspektasi (Dejan Tumbas kartu merah), hasil seri adalah hasil yang logis.
"Kami sebenarnya di Persebaya selalu menargetkan tiga poin, tapi karena kami kehilangan satu pemain karena kartu merah, maka satu poin sudah cukup bagi kami, tapi sekali lagi saya tegaskan Persebaya selalu menargetkan tiga poin di setiap laganya," terang Bruno lagi.
Bruno juga menegaskan beberapa hasil positif yang diraih timnya, termasuk menahan imbang Dewa United merupakan hasil kerja keras seluruh tim.
"Seperti yang selalu saya katakan, dalam sepak bola, tidak hanya kualitas saja yang bisa menentukan hasil akhir, tetapi tekad yang kuat. Kami selalu menunjukkannya dengan terus berlari dan bertarung hingga laga usai, dan hasilnya cukup positif," tegas Bruno.
Tambahan dua gol selama September kembali menjadikannya sebagai top skor sementara Persebaya dengan total tiga gol, unggul satu gol dari Francisco Rivera yang secara total mencetak dua gol.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
