Marselino Ferdinan masa depannya belum pasti di Oxford United. (Media Oxford)
JawaPos.com-Teka-teki ketiadaan nama Marselino Ferdinan dalam skuad Timnas Indonesia pilihan pelatih Patrick Kluivert untuk putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akhirnya terjawab. Eks wonderkid Persebaya Surabaya itu absen karena pilihan pelatih.
Nama Marselino Ferdinan tak ada dalam skuad Timnas Indonesia terbaru. Pemain berusia 21 tahun itu tidak mendapatkan pemanggilan skuad Garuda untuk FIFA Matchday Oktober 2025.
Ketiadaan Marselino Ferdinan terbilang mengejutkan. Pasalnya selama ini ia selalu mendapatkan pemanggilan Timnas Indonesia selama tidak ada halangan.
Arya Sinulingga selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menjelaskan bahwa tak masuknya nama Marselino murni karena pilihan pelatih. Tak ada peran federasi sama sekali mengapa dia tak dimasukkan.
"Kalau Marselino saya rasa kan ini dia karena hasil, bisa dikatakan saya gak tahu ya kenapa pelatih milih pemain dan sebagainya karena kan itu semua kewenangan pelatih," kata Arya Sinulingga ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (25/9).
Arya meyakini Kluivert tak memaggil Marselino karena pemain yang bersangkutan minim menit bermain. Memang sejak berkarier di Eropa pada 2023, Marselino jarang bermain.
Berdasarkan data Transfermarkt, Marselino hanya mencatat 139 menit penampilan bareng KSMK Deinze (Belgia) dan baru 16 menit di Oxford United (Inggris).
Terbaru ia dipinjamkan Oxford United ke klub Slovakia, AS Trencin. Tapi hingga kini Marselino belum juga bergabung dengan eks klub Witan Sulaeman itu karena kendala administrasi.
Minimnya menit bermain itu berdampak pada penurunan performa Marselino. Buktinya adalah saat Timnas Indonesia melawan Taiwan dan Lebanon di FIFA Matchday September 2025.
"Karena jam bertandingnya (Marselino) belum ada, jadi itu mungkin yang jadi pertimbangan pelatih di samping mungkin hasil evaluasi kemarin itu kita uji coba FIFA Matchday lawan Taipei dan Lebanon," katanya.
Dalam kesempatan itu Arya juga menegaskan bahwa pemilihan pemain sepenuhnya wewenang pelatih. PSSI tak pernah melakukan intervensi terkait pemanggilan pemain Timnas Indonesia.
"Selama kami di PSSI, Pak Erick (Thohir) itu enggak pernah itu ada kita bisa cawe-cawe siapa pun pelatihnya, Nova (Arianto) sekalipun pelatihnya, padahal masih (Timnas) U-17, gak boleh itu cawe-cawe pemain atau untuk orang tertentu masukin pemain," katanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
