Pemain Persib Bandung, Federico Barba, merayakan gol kemenangan ke gawang Arema FC, Senin (22/9). (Media Persib)
JawaPos.com – Laga Persib Bandung dan Persita Tangerang di pekan enam Super League 2025/2026 benar-benar menyuguhkan drama. Kalah jumlah pemain, kebobolan lebih dahulu, namun akhirnya kedua tim merasakan happy ending.
Persib, yang bertandang ke markas Arema FC pada Senin (22/9) sore, sesungguhnya berada dalam tekanan lebih dahulu. Apalagi, tuan rumah berhasil membuat gol lebih dahulu lewat Matheus Blade (12’).
Persib sempat menyamakan skor lewat Ulliam Barros (53’). Namun, lantas petaka bagi juara Liga Indonesia dua musim beruntun itu datang saat pemain mereka Frans Putros terkena kartu merah (63’).
Nah, dengan 10 pemain, Persib sama sekali tak kendor. Justru malah makin meningkatkan intensitas penyerangan.
Hasilnya, pemain pengganti mereka Federico Barba mencetak gol kemenangan di masa injury time (90+4’). Persib pun lantas menang dengan skor 2-1 dan melejit ke posisi empat besar.
"Pemain menerapkan semua instruksi yang diberikan dengan baik, sampai akhirnya kami mencetak gol kedua. Semuanya sesuai dengan harapan," kata Bojan Hodak, pelatih Persib dikutip dari Antara.
Kemenangan ini memperpanjang dominasi Persib di kandang Arema FC. Termasuk hasil Senin (22/9), maka dalam enam duel Arema FC kontra Persib yang dilakukan di markas Arema FC, maka Persib tak tersentuh kekalahan.
Drama lain di pekan enam juga tersaji ketika Persita menang dengan skor 2-1 atas Persijap Jepara, Minggu (21/9). Sebagaimana kisah Arema FC versus Persib, maka Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah juga unggul dahulu.
Pemain depan Persijap Carlos Franca berhasil mencetak gol (9’) saat laga belum berjalan sepuluh menit. Sebetulnya tim berjuluk Laskar Kalinyamat punya kans menambah gol. Sayang, eksekusi penalti pemain mereka Sudi Abdallah (29’) berhasil ditangkap kiper Persita Igor Rodrigues.
Di menit ke-37, Persita kehilangan pemain. Itu terjadi setelah kapten Persita, M.Toha, diusir karena menerima kartu merah.
Di babak kedua, Persita langsung tancap gas. Babak kedua belum berjalan sepuluh menit, Laskar Ciasadane mencetak dua gol ke gawang Persijap. Yaitu lewat Aleksa Andrejic (50’) dan Hokky Caraka (52’).
Hasil ini lantas membuat Persita kini dominan dalam rekor pertemuan versus Persijap. Dalam empat pertemuan yang terjadi, Persita menang empat kali.
“Kita bisa unggul lebih dulu. Tapi, pemain kita kehilangan fokus dan kurang disiplin menjaga posisi. Persita main sangat bagus di pertandingan kali ini,” kata Pelatih Persijap, Mario Lemos, dikutip dari situs resmi liga. “Tentu saja ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan,” tambah pelatih asal Portugal itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
