
Para mantan pemain Timnas Putri Indonesia mengisi waktu di tengah kekosongan kompetisi dengan ikut dan menjadi juara Piala Putri Nusantara II 2025 di Sukabumi. (Dok. Piala Putri Nusantara)
JawaPos.com - Tiga mantan pemain Timnas Putri Indonesia, Hanipa Halimatusyadiah, Atin Rizky, dan Carla Bio Pattinasarany memeriahkan turnamen sepak bola wanita bertajuk Piala Putri Nusantara II 2025 di Sukabumi. Mereka bahkan berhasil membawa timnya, Serenite FC juara.
Serenite FC sukses menjuarai Piala Putri Nusantara II 2025 setelah mengalahkan tim Putri Sukabumi dengan skor 5-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Korpri, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/9). Lima gol penentu kemenangan tersebut dibuat oleh Risa Rismawati (2'), Carla Bio Pattinasarany (30', 61'), dan Salsa Nabila (31', 41').
Hanipa Halimatusyadiah Suandi sebagai kapten tim Serenite FC, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam Piala Putri Nusantara II 2025. Apalagi, ia membantu timnya menjadi juara.
"Ya, cukup seru, puas dengan hasilnya. Walaupun ini mungkin turnamen tingkat kota dan kabupaten Sukabumi, tetapi acaranya meriah dan banyak pemain dari tim nasional, PON Jabar, dan PON DKI yang ikut," kata Hanipa dalam keterangan resminya, Senin (22/9).
Menurut Hanipa, turnamen yang digagas oleh tokoh sepak bola wanita Esti Puji Lestari itu bak oase di tengah tidak adanya kompetisi resmi seperti Liga 1 Putri yang terakhir digelar PSSI pada 2019. Ajang ini bisa jadi panggung bagi ia dan rekan-rekannya bermain sepak bola lagi.
Hanipa menambahkan, sepak bola wanita Indonesia saat ini sebenarnya menunjukkan perkembangan yang bagus. Potensi para pemain cukup besar sehingga perlu wadah yang berkelanjutan seperti Liga 1 Putri.
Hanya saja, sampai saat ini kompetisi putri belum ada lagi sejak terakhir kali bergulir pada 2019. Hanipa pun berharap liga putri bisa segera diadakan lagi.
"Sebenarnya dari kemampuan meningkat, cuma tetap satu kita butuh kompetisi. Kita butuh wadah. Percuma kalau sekarang banyak sekolah-sekolah sepak bola atau akademi, tapi nggak ada kompetisi, nggak ada uji coba dan evaluasi. Jadi kita tetap butuh liga," tutur pesepak bola putri asli Sukabumi ini.
Kebahagiaan serupa diutarakan oleh Atin Rizky. Kiper yang terakhir kali dipanggil Timnas Putri Indonesia pada 2024 itu mengaku sangat senang bisa main sepak bola lagi. Sebab nyaris setahun dia fokus ke futsal.
Atin mengaku tak peduli dengan kondisi lapangan Stadion Korpri yang banyak genangan karena hujan sempat mengguyur. Yang ada di pikirannya hanyalah bermain untuk melepas rindu yang sudah lama tak dijalani.
"Aku masih mampu banget sih bisa ikuti-ikuti. Jujur, aku udah 10 bulan gak main sepak bola. Jadi karena ada event ini aku merasa seneng banget dan aku juga kayak kangen," kata Atin.
"Kenapa sih gak ada event sepak bola. Pas ada event ini jadi aku kayak kangen dan makanya aku ingin menunjukkan performa aku. Cuaca kan kita nggak bisa nentuin kan. Karena udah pertandingan di final, mau panas, hujan badai, tetap kita pertandingin. Pokoknya yang penting main bola, pokoknya happy-happy aja," tambahnya.
Sementara itu, Esti Puji Lestari sebagai penggagas turnamen Piala Putri Nusantara II Tahun 2025, bersyukur turnamen garapannya berlangsung sukses. Meski persiapannya mepet, tapi dia puas dan berniat untuk membuat gebrakan lebih besar lagi ke depan untuk sepak bola putri.
"Saya rasa semua sudah bekerja keras dan menghasilkan turnamen terbaik yang pernah saya kelola," ujar Esti.
Esti menambahkan, melalui Piala Putri Nusantara II 2025 dia ingin pesan bahwa menyelenggarakan kompetisi atau turnamen sepak bola untuk perempuan itu bisa dilakukan selama ada niatnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
