Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 21.51 WIB

Azrul Ananda Minta Maaf! Siap Evaluasi Persebaya Surabaya Jelang Tandang ke Markas Dewa United Pekan Depan

Presiden Persebaya, Azrul Ananda (tengah), bersama sejumlah pemainnya berpose bersama perwakilan Australia Barat di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Azrul Ananda menegaskan siap melakukan evaluasi terhadap skuad Persebaya Surabaya usai meraih kemenangan tipis atas Semen Padang. Presiden Green Force itu menilai permainan tim belum maksimal meski berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025), menjadi kemenangan perdana Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.

Gol tunggal Bruno Moreira menit ke-78 yang memanfaatkan assist brilian dari Gali Freitas menjadi pembeda.

Meski menang, suara kekecewaan sempat terdengar dari tribun ketika Bonek menilai permainan Persebaya Surabaya terlalu lambat.

Azrul pun menegaskan akan ada evaluasi agar tim bisa lebih tajam di laga berikutnya, terutama saat melawat ke markas Dewa United di pekan ke-7 Super League 2025/2026.

“Mainnya jelang banget, pasti (akan ada evaluasi), mohon maaf,” ujar Azrul dalam video yang diunggah akun @andysugarrr.

Pernyataan itu memantik reaksi beragam dari suporter yang memahami proses pembenahan tim kebanggaannya.

Pelatih Eduardo Perez sendiri menerima kritik yang datang dari Bonek. Menurutnya, wajar jika suporter menuntut lebih karena Persebaya Surabaya harus bersaing di papan atas musim ini.

“Kami kembali dari kekalahan, dan pemain menunjukkan bisa meraih tiga poin,” kata Eduardo Perez, Jumat (19/9/2025). Ia memuji performa Gali, Bruno, dan Milos yang dinilai tampil fantastis dalam laga penuh tekanan.

Persebaya Surabaya memang terlihat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Semen Padang. Meski menguasai jalannya pertandingan, hanya tiga tembakan tepat sasaran yang berhasil dilepaskan sepanjang laga.

Sebaliknya, Semen Padang yang mengandalkan serangan balik mampu mencatat dua shot on goal. Untungnya kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, tampil sigap sehingga gawang tetap aman hingga peluit akhir.

Eduardo Perez menilai fleksibilitas pemain menjadi kunci membongkar pertahanan Kabau Sirah. Gali dan lini depan dinamis bergerak, bahkan bertukar posisi untuk mencari celah mencetak gol.

Gol kemenangan lahir dari pergerakan brilian Gali yang menerima umpan lambung Toni Firmansyah. Ia sukses melewati bek lawan di sisi kanan sebelum memberi assist matang kepada Bruno yang tanpa kesulitan menjebol gawang.

“Para pemain kami sangat dinamis, bisa bertukar posisi sepanjang laga. Tujuan kami adalah membuat ancaman bagi lawan. Pemain tetap sabar, dan akhirnya kami bisa menciptakan peluang yang berbuah gol,” jelas Eduardo Perez.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore