Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 06.25 WIB

Tiga Kritikan Tajam Pasca Kekalahan Persik Kediri Lawan Bhayangkara FC, Salah Satunya Tendangan Sudut

Persik Kediri kalah di kandang Bhayangkara FC. (Dok.Persik Kediri) - Image

Persik Kediri kalah di kandang Bhayangkara FC. (Dok.Persik Kediri)

JawaPos.com-Persik Kediri gagal meraih kemenangan dan harus mengakui kekalahan dari Bhayangkara FC di pekan keenam Super League. Laga yang berakhir dengan skor tipis 1-0 tersebut dimainkan di Stadion Sumpah Pemuda, Jumat (19/9).

Satu-satunya gol tercipta di babak pertama saat Dendy Sulistyawan berhasil menanduk bola hasil sepakan pojok Moises Wolschick. Persik Kediri sebenarnya mampu membuat beberapa peluang berbahaya, namun tidak ada gol balasan yang tercipta.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab gagalnya Persik Kediri meraih kemenangan. Persikmania juga memberikan kritik kepada para pemainnya. Siapa sajakah mereka? Baca terus artikel ini.

1. Kinerja kiper Persik yang selalu kebobolan

Dari enam pertandingan yang dimainkan, Persik selalu kebobolan. Hal tersebut menjadi sorotan tajam bagi Persikmania dan mempertanyakan kinerja kiper dan pelatih kiper Persik, Carlos Salomao.

"Main kok gak tau clean sheet blas! PR pelatih kiper," ujar akun @ib********* di posting-an akun Instagram resmi Persik Kediri.

Pada laga ini, Husna Al Malik menjalani pertandingan keduanya bersama Persik musim ini dan sudah kebobolan dua gol. Melansir Transfermarkt, kiper 22 tahun itu sudah kebobolan sembilan gol sejak debutnya di musim lalu dan hanya punya catatan satu clean sheet.

2. Yoga Adiatama, Yandi Sofyan dan Husna Al Malik tuai kritikan

Ada tiga pemain yang dikritik Persikmania, yaitu Husna Al Malik, Yandi Sofyan, Yoga Adiatama. Bahkan, mereka mempertanyakan keputusan Ong Kim Swee untuk tetap memainkan Yandi Sofyan dan Yoga Adiatama sejak menit awal.

"Husna dua kali match kebobolan sepak pojok. Yoga, Yandi selalu jadi starting line-up. Pedro Matos dan Yusuf Meilana apa masih dibawah rata-rata kah?" ujar komentar dari akun @dar******.

Bagi Yoga Adiatama, dia memang menjadi salah satu pemain andalan di sisi kiri pertahanan Persik. Pemain 25 tahun itu sudah bermain sebanyak lima pertandingan yang membuat Yusuf Meilana harus menjadi penghangat bangku cadangan.

Sementara Yandi Sofyan, mulai dapat kepercayaan bermain sejak menit awal di laga melawan PSBS Biak dan dua pertandingan berikutnya.

3. Selalu kebobolan lewat tendangan sudut

Tendangan sudut menjadi salah satu kelemahan dari Persik dalam dua laga terakhir. Hal tersebut harus menjadi perhatian dari tim pelatih agar segera dievaluasi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore