
Persik Kediri kalah di kandang Bhayangkara FC. (Dok.Persik Kediri)
JawaPos.com-Persik Kediri gagal meraih kemenangan dan harus mengakui kekalahan dari Bhayangkara FC di pekan keenam Super League. Laga yang berakhir dengan skor tipis 1-0 tersebut dimainkan di Stadion Sumpah Pemuda, Jumat (19/9).
Satu-satunya gol tercipta di babak pertama saat Dendy Sulistyawan berhasil menanduk bola hasil sepakan pojok Moises Wolschick. Persik Kediri sebenarnya mampu membuat beberapa peluang berbahaya, namun tidak ada gol balasan yang tercipta.
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab gagalnya Persik Kediri meraih kemenangan. Persikmania juga memberikan kritik kepada para pemainnya. Siapa sajakah mereka? Baca terus artikel ini.
1. Kinerja kiper Persik yang selalu kebobolan
Dari enam pertandingan yang dimainkan, Persik selalu kebobolan. Hal tersebut menjadi sorotan tajam bagi Persikmania dan mempertanyakan kinerja kiper dan pelatih kiper Persik, Carlos Salomao.
"Main kok gak tau clean sheet blas! PR pelatih kiper," ujar akun @ib********* di posting-an akun Instagram resmi Persik Kediri.
Pada laga ini, Husna Al Malik menjalani pertandingan keduanya bersama Persik musim ini dan sudah kebobolan dua gol. Melansir Transfermarkt, kiper 22 tahun itu sudah kebobolan sembilan gol sejak debutnya di musim lalu dan hanya punya catatan satu clean sheet.
2. Yoga Adiatama, Yandi Sofyan dan Husna Al Malik tuai kritikan
Ada tiga pemain yang dikritik Persikmania, yaitu Husna Al Malik, Yandi Sofyan, Yoga Adiatama. Bahkan, mereka mempertanyakan keputusan Ong Kim Swee untuk tetap memainkan Yandi Sofyan dan Yoga Adiatama sejak menit awal.
"Husna dua kali match kebobolan sepak pojok. Yoga, Yandi selalu jadi starting line-up. Pedro Matos dan Yusuf Meilana apa masih dibawah rata-rata kah?" ujar komentar dari akun @dar******.
Bagi Yoga Adiatama, dia memang menjadi salah satu pemain andalan di sisi kiri pertahanan Persik. Pemain 25 tahun itu sudah bermain sebanyak lima pertandingan yang membuat Yusuf Meilana harus menjadi penghangat bangku cadangan.
Baca Juga: Paul Munster Menang Lagi! Bhayangkara FC Sukses Patahkan Tren Apik Persik Kediri di Lampung
Sementara Yandi Sofyan, mulai dapat kepercayaan bermain sejak menit awal di laga melawan PSBS Biak dan dua pertandingan berikutnya.
3. Selalu kebobolan lewat tendangan sudut
Tendangan sudut menjadi salah satu kelemahan dari Persik dalam dua laga terakhir. Hal tersebut harus menjadi perhatian dari tim pelatih agar segera dievaluasi.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
