
Pemain Bhayangkara FC merayakan gol kemenangan yang dicetak Dendy Sulistyawan pada laga lawan Persik. (Istimewa)
JawaPos.com-Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster kembali menunjukkan kualitasnya saat timnya menghadapi Persik Kediri. Eks juru taktik Persebaya Surabaya itu mampu membuat The Guardians of Saburai menaklukkan tamunya dari Jawa Timur dengan skor 1-0, pada Jumat (19/9) sore.
Dalam pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, The Guardians of Saburai tampil baik sepanjang 90 menit. Mereka mampu memegang kendali permainan dan bertahan cukup solid.
Gol kemenangan Bhayangkara FC dicetak Dendy Sulistyawan di awal laga. Tepatnya pada menit ketujuh lewat sundulan, memanfaatkan umpan sepak pojok Moises Wolschick.
Ini menjadi kemenangan kedua untuk Bhayangkara FC di Super League 2025/2026. Selain itu, hasil ini juga membuat The Guardians of Saburai berhasil mengakhiri tren apik Persik yang dalam dua laga sebelumnya selalu meraih kemenangan.
Status tuan rumah tak lantas membuat Bhayangkara FC langsung mendominasi. Sebaliknya The Guardians of Saburai justru ditekan lebih dulu oleh tamunya dari Kediri pada lima menit awal.
Bhayangkara FC baru bisa keluar dari tekanan tak lama setelahnya. Pasukan Paul Munster kemudian mulai memegang kendali permainan secara perlahan.
Hasilnya, gol pertama langsung didapat Bhayangkara FC di menit ketujuh. Dendy Sulistyawan sukses membuka keunggulan The Guardians of Saburai setelah memanfaatkan umpan hasil eksekusi sepak pojok Moises Wolschick. Sundulannya membuat tuan rumah unggul 1-0.
Keunggulan 1-0 tak membuat Bhayangkara FC mengendurkan serangan. Malah, mereka nyaris mencetak gol kedua seandainya bomber Ilija Spasojevic tak gagal saat sudah berhadapan satu lawan satu dengan Husna di menit ke-13. Tendangannya masih terlalu melebar di sisi kiri gawang.
Persik tak tinggal diam saat tertinggal. Macan Putih berusaha keras untuk memberikan perlawanan dan melancarkan berbagai serangan. Tapi ada Aqil Savik yang cukup solid dalam menjaga gawang Bhayangkara FC.
Pertandingan kian sengit di pertengahan hingga menjelang akhir babak pertama. Kedua tim terlibat jual beli serangan demi mendapatkan gol. Tapi hingga tambahan waktu tujuh menit tak ada gol yang tercipta. Skor 1-0 jadi hasil babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara mencoba untuk menambah keunggulan dengan tampil lebih menekan. Sejumlah peluang diciptakan dengan salah satunya lewat Shanyder Borgelin pada menit ke-56.
Mantan rekan setim Lionel Messi di itu hampir menggandakan keunggulan Bhayangkara FC andai sepakannya saat menyambut umpan Stjepan Plazonja tak digagalkan Husna Al Malik.
Tempo pertandingan sedikit menurun saat memasuki pertengahan babak kedua. Persik kesulitan mencari gol penyamakedudukan karena rapatnya pertahanan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Persik sempat dapat satu peluang emas saat injruy time babak kedua. Tepatnya pada 90+2', di mana Sylvain Atieda nyaris mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC.
Sayangnya, Atieda yang melakukan tusukan ke dalam kotak penalti lalu melepaskan tembakan dengan kaki kiri gagal memanfaatkan peluang emas. Tendangannya masih melambung dan tak tepat sasaran.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
