Persebaya Surabaya tak boleh kalah dari Semen Padang jika ingin bersaing di papan atas Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan melakoni laga penting pada pekan ke-6 Super League 2025/2026. Green Force akan menjamu Semen Padang FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (19/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim punya sejarah pertemuan yang cukup ketat. Bonek tentu menuntut kemenangan, apalagi bermain di kandang sendiri tak boleh ternodai dengan hasil mengecewakan.
Ada empat fakta menarik yang wajib diketahui Bonek menjelang laga ini. Fakta-fakta ini membuat Persebaya Surabaya seolah tak punya pilihan selain menang atas Semen Padang.
Fakta pertama adalah rekor pertemuan kedua tim yang tidak menguntungkan Persebaya Surabaya.
Dari sembilan kali bentrok, Green Force hanya mampu meraih dua kemenangan, sedangkan Semen Padang menang tiga kali dan empat laga lain berakhir imbang.
Dominasi Kabau Sirah dalam catatan tersebut jelas menjadi tantangan besar bagi Persebaya Surabaya. Apalagi tren pertemuan terakhir memperlihatkan betapa sulitnya Green Force menaklukkan Semen Padang.
Dalam lima duel terakhir, empat di antaranya berakhir imbang. Bahkan skor yang tercipta mayoritas minim gol, menunjukkan betapa kedua tim selalu tampil hati-hati saat bertemu.
Terakhir kali Persebaya Surabaya bisa menang atas Semen Padang terjadi pada Januari 2015. Setelah itu, empat pertemuan beruntun hanya berakhir sama kuat tanpa ada pihak yang benar-benar mendominasi.
Fakta kedua adalah kondisi Persebaya Surabaya saat ini yang berada dalam tekanan untuk bangkit. Tim asuhan Eduardo Perez baru mengoleksi enam poin dari empat pertandingan dengan catatan dua kali menang dan dua kali kalah.
Pada pekan lalu, Green Force harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1. Kekalahan itu membuat posisi Persebaya Surabaya di papan klasemen belum aman, yakni hanya di urutan kedelapan sementara.
Pelatih Eduardo Perez menegaskan timnya harus segera memperbaiki hasil buruk tersebut. Menurutnya, jeda satu minggu cukup untuk menyiapkan tim tampil maksimal di depan publik sendiri.
“Kita punya waktu satu minggu untuk pertandingan selanjutnya dan kami akan melakukan yang terbaik,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Motivasi tambahan tentu datang dari dukungan penuh Bonek yang selalu memadati Gelora Bung Tomo. Kemenangan menjadi harga mati jika Persebaya Surabaya ingin tetap bersaing di papan atas Super League.
Fakta ketiga adalah kondisi lawan, Semen Padang FC, yang juga sedang tidak konsisten. Kabau Sirah masih tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara dengan empat poin dari empat laga.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
