
Wasit kontroversial Abdullah Jailami bakal pimpin laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Arab Saudi. (Abdullah Jailami)
JawaPos.com–Pertandingan krusial antara Arab Saudi melawan Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar pada 8 Oktober. Sorotan justru tertuju pada sosok wasit yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dikabarkan telah menunjuk wasit asal Kuwait Abdullah Jailami, untuk menjadi pengadil di lapangan pada dipertandingan tersebut.
Keputusan ini memicu tanda tanya besar di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, Kuwait dan Arab Saudi sama-sama berasal dari kawasan Timur Tengah. Situasi ini dinilai bisa mengurangi peluang Indonesia meraih poin, terlebih Arab Saudi juga berstatus tuan rumah.
Abdullah Jailami saat ini berusia 33 tahun. Meski terbilang muda, dia sudah termasuk dalam jajaran wasit elite AFC.
Jailami berpengalaman memimpin berbagai kompetisi besar. Mulai dari Liga Champions Asia, Piala Asia, Kualifikasi Piala Dunia, hingga Piala Teluk. Namanya juga tercatat dalam daftar official VAR untuk Piala Dunia 2026.
Bagi pendukung Timnas Indonesia, nama Jailami bukan nama baru. Dia pernah memimpin pertandingan Timnas Indonesia U-20 melawan Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025. Saat itu, Indonesia kalah 1-3 dari Uzbekistan.
Kabar penunjukan Jailami langsung mendapat respons dari PSSI. Federasi sepak bola Indonesia tersebut dikabarkan telah melayangkan protes resmi ke AFC dan FIFA. PSSI berharap agar laga sekrusial ini bisa dipimpin wasit yang berasal dari wilayah netral, misalnya dari Asia Timur.
Di media sosial, netizen ramai menyuarakan kekecewaannya. Banyak yang menilai penunjukan wasit asal Timur Tengah tidak adil bagi Indonesia. Beberapa bahkan mengaitkannya dengan batalnya laga uji coba Indonesia vs Kuwait beberapa waktu lalu.
Akun Facebook Aidil Ftr menulis komentar di fanspage Sepak bola Indonesia Fansbook III.
“Pantes saja Kuwait tiba-tiba ngundurin diri pas sudah mepet jelang FIFA Matchday, ternyata sengaja menggembosi biar persiapan Timnas Indonesia tidak maksimal,” tulis dia.
Komentar ini sejalan dengan kecurigaan sebagian besar pendukung Garuda yang menilai ada kepentingan tertentu di balik keputusan tersebut.
Masyarakat Indonesia berharap FIFA dan AFC mempertimbangkan ulang penunjukan ini. Idealnya, wasit yang memimpin pertandingan harus benar-benar netral, tanpa potensi konflik kepentingan. Dengan begitu, kedua tim bisa bermain dengan tenang dan hasil pertandingan murni ditentukan oleh penampilan di lapangan.
Laga melawan Arab Saudi diprediksi menjadi salah satu pertandingan tersulit bagi Indonesia di putaran keempat kualifikasi. Bermain di kandang lawan yang berstatus tim raksasa Asia, ditambah faktor wasit yang menuai kontroversi, membuat perjuangan skuad Garuda semakin berat.
Namun demikian, dukungan penuh dari suporter di Tanah Air diyakini bisa memberi suntikan semangat bagi para pemain. Terlepas dari siapa pun wasit yang memimpin, Timnas Indonesia tetap diharapkan tampil maksimal demi menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
