Miliano Jonathans (kanan) dan Mauro Zijlstra. (Instagram garudaloverss)
JawaPos.com - Performa dua pemain debutan di Timnas Indonesia, Miliano Jonathan dan Mauro Zijlstra, menyoroti gaya bermain dan kontribusi taktis mereka yang menarik.
Miliano Jonathan menunjukkan gaya bermain sangat agresif dan penuh dampak, terutama di sisi kanan walau menggunakan kaki kirinya. Penempatannya memungkinkan untuk menciptakan peluang, atau melepaskan tembakan ke gawang.
Jonathan dipuji karena keberanian dan kekuatannya dalam duel satu lawan satu. Performa debutnya menimbulkan ekspektasi tinggi, dan diharapkan dirinya bisa mempertahankan level permainan saat menghadapi lawan kuat yang lebih tinggi.
Selain itu, Mauro Zijlstra menarik perhatian dengan taktik cerdasnya disebut goalkeeper isolation, dirinya terapkan saat tendangan sudut. Taktik ini sering digunakan di liga-liga top Eropa, untuk mengganggu konsentrasi dan ruang gerak penjaga gawang lawan.
Tujuan utama dari taktik ini adalah membuat kiper tidak nyaman dan sulit menguasai bola di udara, terutama saat terjadi kemelut. Meski usahanya sempat berujung pada gol, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena dianggap sebagai pelanggaran.
"Kami menerapkan formasi baru 4-4-2, yang sudah lama saya inginkan tetapi sulit diimplementasikan. Sistem ini membuat konektivitas pemain dan pembagian tugas di lapangan menjadi lebih baik," ujar Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Taktik Zijlstra dengan strategi serupa diterapkan oleh tim-tim elite, seperti Arsenal dan Chelsea saat situasi tendangan sudut. Bertujuan menciptakan kekacauan di depan gawang, menghalangi pandangan kiper, dan mengganggu kiper menangkap bola.
Di Premier League, wasit cenderung lebih longgar dalam menilai situasi semacam ini, menganggapnya sebagai bagian dari strategi permainan. Di Indonesia, taktik ini masih bisa dianggap sebagai pelanggaran.
Pelatih Patrick Kluivert patut diacungi jempol karena memperkenalkan elemen-elemen taktis modern ini ke dalam Timnas Indonesia. Menunjukkan bahwa timnas tidak hanya bermain secara konvensional, tetapi juga menguasai set-piece situations.
Strategi bola mati, yang menyumbang persentase signifikan dari total gol dalam sepak bola modern, menjadi fokus penting dalam pengembangan tim. Bahkan, menguasai taktik-taktik ini dianggap krusial untuk kesuksesan Timnas Indonesia di masa depan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
