Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 17.33 WIB

Pelatih Makau U-23 Akui Kehebatan Timnas Indonesia usai Dibantai 5-0,

Duel antara pemain Timnas Indonesia dan Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 . (Antara) - Image

Duel antara pemain Timnas Indonesia dan Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 . (Antara)

JawaPos.com-Pelatih Makau U-23, Kar-Lok Kenneth Kwok mengakui keunggulan Timnas Indonesia U-23. Kesebelasan Makau kalah telak 0-5 pada laga Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (6/9) malam.

Menurut dia, pertandingan melawan Garuda Muda menjadi pengalaman berharga bagi skuadnya yang masih didominasi pemain muda.

"Pengalaman serta tempo pertandingan melawan Indonesia sangat dibutuhkan agar tim kami bisa berkembang di kemudian hari," ujar Kwok dalam konferensi pers usai laga.

Kwok menyoroti penampilan para penjaga gawang Makau, termasuk kiper berusia 18 tahun yang baru menjalani debut. Dia menyebut para kiper pantas diapresiasi meski harus menghadapi gempuran lawan yang jauh lebih kuat.

Tidak lupa, pelatih asal Hongkong itu memberikan doa terbaik untuk Indonesia di laga terakhir, sembari menekankan bahwa timnya kini harus mengalihkan fokus menghadapi pertandingan pamungkas kontra Laos.

Ketika ditanya mengenai perbedaan Timnas Indonesia saat ini dengan edisi 2018 di Asian Games, Kwok mengaku terkesan dengan perkembangan pesat Garuda Muda. Atmosfer dukungan suporter masih sama kuatnya, namun kualitas pemain Indonesia kini meningkat drastis.

"Sekarang, posisi dan hasil yang dimiliki tim Indonesia adalah bukti bahwa investasi pada pemain muda memberikan hasil sepadan. Banyak dari mereka yang sudah menembus tim senior hingga bermain di luar negeri," kata Kwok.

Dia juga membandingkan gaya main Indonesia dengan Korea Selatan, dua lawan berat yang dihadapi Makau dalam grup ini. Menurut Kwok, kedua tim sama-sama menonjolkan tempo cepat. Bedanya, Korsel mengandalkan tiga bek, sementara Indonesia bermain dengan empat bek plus dua full-back yang aktif membantu serangan.

Selain itu, dia menyoroti variasi bola mati Timnas Indonesia yang dilatih dengan baik, terbukti mampu menghasilkan gol ke gawang Makau.

Kwok menegaskan sejak awal target utama Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 adalah laga terakhir melawan Laos. Dia menilai hasil imbang Laos kontra Indonesia menjadi bukti betapa rapatnya pertahanan lawan yang akan mereka hadapi.

"Laos punya pertahanan kuat dan serangan balik berbahaya. Kami harus benar-benar siap karena ini laga penting, bukan hanya soal hasil, tapi juga bagian dari proses pembentukan generasi baru," jelas Kwok.

Menurut Kwok, mayoritas pemain Makau U-23 saat ini masih berusia di bawah 20 tahun. Sejak menangani tim sembilan bulan lalu, dia memang memprioritaskan regenerasi agar dalam dua tahun mendatang para pemain ini bisa menjadi tulang punggung tim senior.

"Pada kualifikasi U-23 berikutnya, banyak pemain kami masih bisa tampil satu atau bahkan dua edisi lagi. Itu adalah masa depan tim Makau," tegas Kwok.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore