Aksi beberapa pemain muda di Piala Soeratin 2025. (Media PSSI)
JawaPos.com - Piala Soeratin Putaran Nasional 2025 resmi digulirkan PSSI sebagai salah satu ajang pembinaan pemain muda. Tahun ini, turnamen yang mempertemukan wakil-wakil terbaik dari setiap provinsi digelar serentak di tiga kota besar, Jogjakarta, Malang, dan Surakarta.
Jogjakarta akan menggelar kategori usia U-13 pada 1 September 2025. Sebanyak 35 tim akan tampil dalam fase grup hingga 6 September, sebelum berlanjut pada 9 September untuk fase gugur. Stadion Mandala Krida Jogjakarta ditetapkan sebagai venue final yang akan digelar pada 15 September.
Sementara Malang menjadi tempat menggelar kategori U-15, yang sudah dimulai pada 2 September, dengan peserta sebanyak 34 tim. Pertandingan fase grup berlangsung hingga 7 September, sebelum fase gugur dimulai pada 10 September. Babak final U-15 akan digelar pada 16 September di Stadion Gajayana, Malang.
Sementara itu, Kota Surakarta akan menggelar kategori U-17 dengan 34 tim. Turnamen ini dimulai sejak 3 September, namun fase grup berjalan sampai 8 September. Turnamen dilanjutkan ke babak 16 besar pada 11 September di empat venue berbeda, yakni Lapangan Sriwaru, Stadion UNS, Lapangan Banyuanyar, dan Stadion Kotabarat. Puncaknya, final sekaligus perebutan tempat ketiga akan dimainkan pada 17 September di Stadion Sriwedari Solo.
Piala Soeratin tahun ini memang dirancang untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi pembinaan dan regenerasi.
“Piala Soeratin adalah fondasi pembinaan sepak bola Indonesia. Dari sini lahir calon-calon bintang yang kelak mengharumkan nama bangsa di level internasional.” ungkap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Setiap kategori usia dibagi ke dalam delapan grup, dengan sistem kompetisi yang memungkinkan juara grup dan beberapa runner-up terbaik melaju ke fase gugur. Dari situ, jalannya turnamen akan semakin mengerucut hingga lahir juara nasional di setiap level.
Seluruh pertandingan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi PSSI, sehingga publik bisa mengikuti perkembangan bibit-bibit muda dari berbagai daerah. Ajang ini bukan hanya soal gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi wadah penting bagi pemain-pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional, sekaligus memperlihatkan kualitas mereka di hadapan pelatih dan pencari bakat.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
