
Mauricio Souza optimistis raih kemenangan tandang lawan Dewa United. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang mampu tampil konsisten di empat pertandingan Super League. Macan Kemayoran berhasil meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang yang membuat mereka bertengger di puncak klasemen sementara Super League.
Meskipun demikian, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diperbaiki tim kepelatihan Persija dari empat pertandingan di awal musim. Salah satunya adalah membenahi kinerja lini pertahanan.
Saat menghadapi Dewa United, lini belakang Persija dirasa kurang terorganisasi dengan baik. "Di pertandingan terakhir (vs Dewa United), kami memiliki masalah bertahan yang harus segera diperbaiki. Organisasi pertahanan kami tidak sebaik seperti pertandingan sebelumnya,” ucap pelatih Persija Mauricio Souza dikutip dari laman resmi klub, Jumat (5/9).
Untuk itu, dalam jeda internasional kali ini, pelatih asal Brasil itu bakal memperbaiki lini pertahanan dan juga penyerangan. "Jadi, pekan ini kami fokus membenahi hal itu. Tapi di sisi lain, kami juga fokus pada skema menyerang kami,” lanjut Mauricio Souza.
Lalu, seperti apakah kinerja kuartet (empat) pemain lini belakang Persija yang sering dimainkan Mauricio Souza?
Kapten Persija ini selalu jadi pilihan utama Mauricio Souza di lini belakang. Ketenangan dan kemampuannya membaca serangan lawan menjadi kelebihan Rizky Ridho.
Dari empat laga yang sudah dimainkan, pertandingan melawan Persita Tangerang menjadi salah satu performa terbaiknya. Melansir data statistik dari laman Super League, Rizky Ridho berhasil melakukan enam intersep, satu tekel, dan satu clearance berhasil.
Bek berusia 33 tahun ini langsung diduetkan dengan Rizky Ridho dalam empat pertandingan. Hasilnya, lini belakang Persija sempat susah dibobol dalam dua pertandingan melawan Persita dan Persis Solo.
Salah satu laga terbaik yang dimainkan Jordi Amat adalah laga melawan Persis Solo. Di laga itu, bek Timnas Indonesia tersebut melakukan dua intersep, satu clearance, dan satu tekel.
Bek kanan 23 tahun ini menjadi pilihan utama Mauricio Souza di lini pertahanan dalam tiga pertandingan. Sayang, Rio Fahmi harus menerima kartu merah saat laga imbang melawan Malut United.
Dari tiga pertandingan yang dimainkannya, Rio Fahmi tampil apik saat menghadapi Persita Tangerang. Eks bek Timnas Indonesia U-23 tersebut menciptakan dua intersep dan tiga kali melakukan ball recovery.
Pemain asing asal Brasil ini langsung tampil solid di lini belakang Persija. Kedatangannya mampu memperkuat sisi kiri pertahanan Macan Kemayoran menjadi lebih kukuh.
Dari empat pertandingan yang sudah dimainkannya, laga melawan Persis Solo adalah satu laga terbaiknya. Alam Cardoso melakukan lima tekel, dua intersep, dan tiga clearance di laga tersebut.
Itu tadi kinerja kuartet pemain lini belakang Persija yang sering dimainkan Mauricio Souza. Menarik dinantikan performa mereka di laga berikutnya melawan Bali United, Minggu (14/9).

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
