Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 23.35 WIB

Arief Catur Wajib Waspada! Full Back Kanan Persebaya Surabaya Kantongi 2 Kartu Kuning Jelang Lawan PSM Makassar

Arief Catur Pamungkas wajib waspada hadapi PSM Makassar agar tak tambah koleksi kartu kuning di Parepare. (Dok. Media Persebaya) - Image

Arief Catur Pamungkas wajib waspada hadapi PSM Makassar agar tak tambah koleksi kartu kuning di Parepare. (Dok. Media Persebaya)

JawaPos.com — Arief Catur Pamungkas wajib waspada saat Persebaya Surabaya bertandang ke markas PSM Makassar. Full back kanan andalan Green Force itu sudah mengoleksi dua kartu kuning dari tiga laga awal Super League 2025/2026.

Kondisi ini tentu menjadi alarm serius bagi Persebaya Surabaya. Sebab jika Arief kembali diganjar kartu kuning di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (31/8/2025), ia berpotensi absen pada laga penting pekan berikutnya.

Persebaya Surabaya sendiri sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai menang dramatis 5-2 atas Bali United. Hasil itu membuat Green Force mengoleksi enam poin dan bertengger di posisi empat klasemen sementara.

Sebaliknya, PSM Makassar datang dengan semangat berbeda. Juku Eja belum meraih kemenangan setelah hanya mampu mengoleksi tiga hasil imbang di tiga laga awal sehingga masih terjebak di posisi ke-12.

Pertandingan di Parepare pun diprediksi berjalan panas. Duel sengit kedua tim bukan hanya soal perebutan tiga poin, tapi juga akan menguji mental para pemain kunci, termasuk Arief Catur.

Arief memang jadi salah satu motor permainan Persebaya Surabaya di sektor kanan pertahanan. Dari tiga laga awal musim ini, ia selalu tampil penuh selama 90 menit dan total mencatat 270 menit bermain.

Kontribusi Arief di lini serang cukup terlihat. Ia sudah menyumbangkan satu assist, rata-rata 0,7 umpan kunci per pertandingan, dan catatan akurasi operan mencapai 87 persen.

Distribusi bola jarak jauh Arief juga lumayan membantu transisi permainan. Ia mencatat rata-rata 2,7 umpan panjang akurat per laga dengan persentase keberhasilan 42 persen.

Untuk sektor umpan silang, Arief masih perlu meningkatkan efektivitasnya. Dari rata-rata 0,3 crossing per pertandingan, akurasinya baru mencapai 33 persen.

Dalam bertahan, kontribusi Arief tidak bisa diremehkan. Ia sudah mencatat satu clean sheet dan rata-rata 12 kali merebut bola dari lawan dalam tiga pertandingan.

Statistik defensif lainnya juga cukup solid. Arief rata-rata melakukan 3,3 clearance per laga dan hanya 1 kali dilewati lawan lewat dribble setiap pertandingan.

Meski begitu, catatan negatif tetap mengintai. Ia sudah membuat dua kesalahan yang langsung berbuah peluang tembakan untuk lawan.

Dari sisi duel, Arief masih cukup tangguh meski belum maksimal. Ia mencatat 6 duel sukses per laga dengan tingkat keberhasilan 43 persen serta rata-rata 1,7 duel udara dimenangkan (56 persen).

Keberanian Arief dalam membawa bola juga terbilang baik. Ia mencatat rata-rata 1 dribble sukses per pertandingan dengan tingkat keberhasilan 60 persen.

Namun yang harus jadi sorotan adalah aspek kedisiplinan. Dengan rata-rata 1,3 pelanggaran per laga dan dua kartu kuning di tiga pekan, Arief jelas harus lebih hati-hati.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore