Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 22.04 WIB

Jelang Pengadaian Championship 2025/2026, Kendal Tornado FC Gelar Doa Bersama di Ponpes Al Wahdah

Junianto menghadiri acara doa bersama tim Kendal Tornado FC. (Istimewa) - Image

Junianto menghadiri acara doa bersama tim Kendal Tornado FC. (Istimewa)

JawaPos.com-Kendal Tornado FC, tim pendatang baru di Pengadaian Championship 2025/2026, mengawali perjalanan mereka di kasta kedua Liga Indonesia dengan cara yang berbeda. Sabtu (23/8), klub asal Kabupaten Kendal ini mengadakan doa bersama dan tasyakuran di Pondok Pesantren Al Wahdah, Salamsari, Boja, Kendal. 

Pondok Pesantren ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari Charlie Training Center, markas latihan resmi Kendal Tornado FC. Dalam unggahan di akun Instagram resmi klub @kendaltornado_fc, manajemen menyampaikan harapannya agar masyarakat Kendal turut memberikan dukungan dan doa restu. 

"Kami mohon doa restu untuk masyarakat Kabupaten Kendal untuk meraih prestasi musim ini," tulis caption pada posting-an tersebut.

Acara doa bersama itu berlangsung sederhana namun khidmat. Para pemain, pelatih, serta jajaran manajemen hadir lengkap, termasuk pemilik klub, Junianto atau yang akrab disapa Anto Van Java. Nama Anto Van Java sudah cukup dikenal di dunia sepak bola nasional. 

Sebelum membangun Kendal Tornado FC, ia pernah tercatat sebagai pemilik 30 persen saham PSIS Semarang. Dalam kesempatan ini, ia datang bersama sang istri untuk memberikan semangat langsung kepada para pemain.

Tak hanya pemilik klub, Direktur Teknik Kendal Tornado FC, Danilo Fernando, juga terlihat hadir. Sosok yang pernah menjadi bintang di Liga Indonesia bersama Persebaya Surabaya dan Persik Kediri itu kini dipercaya sebagai direktur teknik untuk  membantu merancang strategi pengembangan tim, termasuk pembinaan pemain muda.

Kehadirannya menambah semangat bagi skuad Kendal Tornado FC yang akan menjalani musim berat di tahun pertamanya di level kompetisi yang lebih tinggi.

Pondok Pesantren Al Wahdah Boja melalui akun Instagram resmi mereka, @alwahdahboja, juga membagikan momen spesial tersebut lewat unggahan di insta story. 

"Terimakasih atas kunjungan berharga @kendaltornado_fc @anto_van_java," tulis pihak pondok.

Unggahan ini menandakan bahwa kegiatan doa bersama tak hanya menjadi acara internal klub, melainkan juga mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Keterlibatan pesantren dalam acara ini memberi makna lebih, mengingat dukungan spiritual sering dianggap penting bagi tim-tim sepak bola Indonesia. 

Selain mengharapkan kekuatan fisik dan strategi di lapangan, doa diyakini mampu menambah motivasi dan rasa percaya diri bagi para pemain.

Tantangan Berat di Kompetisi Baru

Musim 2025/2026 akan menjadi tantangan besar bagi Kendal Tornado FC, musim ini adalah musim pertama tim ini bermain di kasta kedua Liga Indonesia.

Setelah sukses menembus Liga 2. Sebagai tim promosi dari Liga 3, mereka tentu harus bekerja ekstra keras menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman dan memiliki materi pemain lebih matang. 

Namun, semangat kebersamaan yang ditunjukkan sejak awal musim menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi. Kehadiran doa bersama di pondok pesantren tentu menjadi salah satu bentuk pendekatan klub kepada masyarakat Kendal. 

Dengan dukungan penuh suporter dan warga, tim ini berharap tim ini menjadi lebih kuat menghadapi perjalanan keras di Liga 2.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore