Ze Valente akan jadi tumpuan serangan PSIM Yogyakarta saat hadapi Arema FC. (Media PSIM)
JawaPos.com — Duel panas akan tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, saat PSIM Yogyakarta menjamu Persib Bandung pada pekan ke-3 Super League 2025/2026, Minggu (23/8/2025) sore. Laga ini bukan sekadar pertarungan dua tim besar, tetapi juga duel seru dua pemain kunci, Ze Valente dan Uilliam Barros.
PSIM datang dengan modal belum terkalahkan di dua laga awal. Laskar Mataram menang 1-0 atas Persebaya dan menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1.
Kondisi itu membuat kepercayaan diri anak asuh Jean-Paul van Gastel cukup tinggi. Walau masih mencari konsistensi, PSIM mulai menunjukkan karakter sebagai tim promosi yang berbahaya.
Di sisi lain, Persib justru sedang terluka usai tumbang 1-2 dari Persijap Jepara. Kekalahan itu menjadi evaluasi serius Bojan Hodak karena Maung Bandung tampil kurang solid di lini belakang.
Menariknya, duel ini juga akan mempertemukan dua sosok dengan peran vital. Ze Valente menjadi motor serangan PSIM, sementara Uilliam Barros adalah tumpuan utama lini depan Persib.
Jika melihat performa sejauh ini, Ze Valente punya rating 8.10 yang menegaskan pengaruhnya di lapangan. Sedangkan Uilliam Barros mengoleksi rating 7.30 meski sudah mencetak dua gol.
Statistik menunjukkan Ze Valente adalah otak serangan Laskar Mataram. Dalam dua laga, ia selalu menjadi starter dengan menit bermain penuh 180 menit.
Dari sisi ofensif, gelandang Portugal itu melepaskan rata-rata 2,5 tembakan per laga dengan 2 di antaranya tepat sasaran. Ia juga rajin menyuplai bola dengan 2,5 umpan kunci per pertandingan.
Ketepatan umpannya pun impresif, mencapai 88 persen dengan rata-rata 61,5 umpan sukses tiap laga. Ia bahkan mampu melepaskan 4,5 umpan jauh akurat serta 2,5 umpan silang berbahaya.
Valente juga rajin membantu pertahanan dengan 5 kali recovery bola per laga. Dia hanya sekali dilewati lawan dan rata-rata melakukan 0,5 clearance tiap pertandingan.
Tak hanya itu, Valente sangat kuat dalam duel satu lawan satu. Catatan 2,5 dribel sukses dengan tingkat keberhasilan 100 persen membuktikan dirinya sulit dihentikan.
Sebaliknya, Uilliam Barros tampil lebih efisien sebagai penyerang. Dalam dua laga, ia mampu mencetak dua gol dengan rasio satu gol setiap 90 menit.
Meski jumlah tembakannya tidak terlalu banyak, rata-rata dua per laga, produktivitasnya tetap terjaga. Separuh dari tembakan itu bahkan tepat mengarah ke gawang.
Namun kontribusi Barros dalam hal distribusi bola masih terbatas. Ia hanya membuat rata-rata 18 umpan akurat per laga dengan 78 persen keberhasilan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
