Koreo persaudaraan suporter Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta, Bonek dan Jakmania. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Hanya Jakmania dan Bonek yang bisa mencatatkan sejarah luar biasa di sepak bola Indonesia. Sejak era Liga 1 (kini bernama Super League) bergulir pada 2017, hanya Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang mendominasi rekor jumlah penonton terbanyak di stadion.
Atmosfer stadion ketika kedua klub ini bermain seolah berbeda dari yang lain. Sorakan, koreografi, hingga lautan manusia menjadi bukti nyata loyalitas suporter yang tak tertandingi di tanah air.
Berdasarkan data @goalmedia.co, enam musim dengan penonton terbanyak hanya dikuasai dua klub ini.
Persebaya Surabaya membuka catatan pada musim 2017/2018 dengan total 485.104 penonton, angka yang sulit disaingi klub lain di Indonesia.
Musim berikutnya giliran Persija Jakarta yang menguasai dengan 413.448 penonton sepanjang 2018/2019. Atmosfer SUGBK yang penuh warna oranye kala itu menjadi pemandangan rutin setiap laga Macan Kemayoran.
Pada musim 2019/2020 yang terhenti karena pandemi, Persebaya Surabaya tetap mencatat angka fantastis 62.227 penonton. Meski tidak sebesar musim sebelumnya, kehadiran Bonek tetap konsisten memenuhi stadion.
Setelah vakum pandemi, Persija Jakarta kembali mencatat dominasi dengan 303.015 penonton di musim 2022/2023. Angka itu menunjukkan gairah Jakmania tak pernah surut meski kompetisi sempat lumpuh total.
Musim 2023/2024, Persija Jakarta semakin kokoh dengan 295.095 penonton. Loyalitas Jakmania terbukti konsisten dan mampu mempertahankan dominasi di tengah perubahan format kompetisi.
Terbaru pada musim 2024/2025, Persija Jakarta masih jadi raja penonton dengan catatan 262.035. Data ini menegaskan hanya Jakmania dan Bonek yang benar-benar mampu menjaga tradisi hadir masif di stadion.
Suasana di kolom komentar akun Instagram @goalmedia.co juga ramai dengan pujian untuk dua suporter ini. Banyak yang menyebut Jakmania dan Bonek adalah simbol loyalitas, fanatisme, dan kebanggaan suporter Indonesia.
“Persija,” tulis salah satu netizen. Komentar lain menegaskan, “Cuma bonjak supporter loyal dan fanatik,” menggambarkan betapa keduanya punya ikatan kuat dengan klub masing-masing.
Banyak pula yang mengingat euforia Bonek pada 2017 ketika Persebaya baru kembali ke kasta tertinggi. “2017 memang kandang maupun away full bonek soale tahun pertama naik liga eforia e gedee,” ujar salah satu pendukung.
Tak sedikit pula yang menyebut keduanya sebagai suporter terbaik di Indonesia. “Gak heran sih, bonek thejack, suporter terbaik indonesia 1927x1928,” begitu komentar yang ramai disukai.
Jika ditelusuri lebih jauh dari data Transfermarkt, rekor pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak pun didominasi Persija Jakarta.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
