IGK Manila saat bersama atlet wushu dari Jatim. Selain pernah menjadi manajer timnas sepak bola, Manila dikenal sebagai Bapak Wushu Indonesia. (IGK Manila untuk Jawa Pos)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga, khususnya sepak bola Indonesia. Mantan manajer Persija Jakarta sekaligus Timnas Indonesia era 90-an, I Gusti Kompyang Manila, menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (18/8) pagi.
Kabar duka ini diumumkan oleh akun Instagram Partai Nasdem, partai yang menaungi IGK Manila dalam berpolitik. Tokoh olahraga nasional itu menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara Partai Nasdem.
"Keluarga Besar Partai NasDem Berduka Cita Atas Meninggalnya I Gusti Kompyang Manila (Opa Manila)," demikian unggahan di laman Partai Nasdem.
"Tiada kata yang dapat menggambarkan rasa kehilangan ini. Namun, doa terbaik seluruh keluarga besar Partai Nasdem mengiringi langkah kepergian Opa Manila menuju keabadian," demikian unggahan Partai Nasdem menambahkan.
Sebelum malang melintang di dunia politik, IGK Manila aktif di dunia militer dengan pangkat terakhir sebagai mayor jenderal atau mayjen. Dia juga sempat aktif di dunia olahraga.
IGK Manila adalah manajer Timnas Indonesia yang berhasil meraih medali emas SEA Games 1991. Dia adalah sosok penting dalam skuad Garuda kala itu, di mana Indonesia menang adu penalti 4-3 (0-0) atas Thailand.
Selain itu, IGK Manila juga pernah menjabat posisi yang sama di Persija Jakarta. Pria yang akrab disapa Engkong Manila itu turut berperan mengantarkan Macan Kemayoran menjadi juara Liga Indonesia musim 2001.
Saat itu, Persija Jakarta berhasil menjuarai Liga Indonesia 2001 usai mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. IGK Manila meninggalkan Macan Kemayoran pada 2007, dengan alasan usia dan kesehatan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
