
Pesepak bola Persebaya Risto Mitrevski berebut bola dengan para pemain Persita Tangerang pada pertandingan Super League pekan kedua di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (16/8). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya memang berhasil mencuri tiga poin dari markas Persita Tangerang. Tapi Eduardo Perez belum sepenuhnya puas.
Pelatih asal Spanyol itu menilai Green Force seharusnya bisa menang lebih meyakinkan dengan mencetak lebih dari satu gol. Dalam laga pekan kedua Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025) sore, Persebaya Surabaya menang tipis 0-1. Gol tunggal Francisco Rivera di babak pertama menjadi pembeda jalannya pertandingan.
Meski pulang dengan kemenangan, Eduardo Perez mengingatkan timnya agar tidak cepat berpuas diri. Dia menilai banyak peluang emas yang terbuang sia-sia terutama di 45 menit pertama.
“Saya pikir kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol di babak pertama, bahkan bisa lebih dari satu gol,” kata Eduardo Perez dikutip dari laman Persebaya Surabaya, Minggu (17/8/2025).
Eks asisten pelatih Valencia itu menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya yang dinilai masih kurang klinis. Rivera, Bruno Moreira, dan rekan-rekan, sebenarnya beberapa kali punya kesempatan menambah keunggulan.
Namun, peluang yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol tambahan. Akibatnya, Persebaya Surabaya harus puas dengan kemenangan tipis meski tampil cukup dominan.
Eduardo menilai hal ini harus segera dibenahi sebelum melawan lawan yang lebih tangguh.
“Kami mencetak gol di babak pertama dan memiliki peluang lain untuk lebih mengendalikan permainan. Kemarin kami mengatakan siap meraih tiga poin, dan syukurlah kami bisa melakukannya,” ujar Eduardo.
Kemenangan di Tangerang ini memang penting bagi mental Green Force. Tiga poin pertama musim ini bisa jadi modal berharga untuk menatap laga selanjutnya.
Eduardo juga menekankan pentingnya disiplin dan kerja sama tim. Menurutnya, barisan pertahanan mampu menjaga fokus sehingga tidak kebobolan meski Persita memberikan tekanan di babak kedua.
Dia menyebut kemenangan ini tak lepas dari konsistensi pemain dalam menjalankan instruksinya.
“Hari ini yang terpenting adalah tiga poin. Kami datang ke sini untuk menang, dan kami berhasil. Ini satu langkah,” kata Eduardo.
“Kami percaya pada skuad kami, dan saya pikir kemenangan ini akan memberi ketenangan sekaligus modal besar untuk berkembang di hari-hari mendatang,” imbuh dia.
Meski demikian, dia tak segan mengingatkan perjalanan masih panjang. Super League musim ini masih di awal, sehingga konsistensi menjadi kunci agar Persebaya Surabaya bisa bersaing di papan atas.
Hasil ini tentu lebih baik dibanding start musim lalu yang sempat terseok-seok di awal kompetisi. Namun ujian sebenarnya baru akan datang akhir pekan depan. Green Force dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu malam (23/8), kickoff pukul 19.00 WIB.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
