Leo Lelis jadi kandidat kuat pelapis Dime Dimov dan Risto Mitrevski di lini belakang Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tampaknya tengah bersiap menyambut kembali salah satu mantan pilar pentingnya. Sosok yang dimaksud adalah Leonardo Silva Lelis, bek asal Brasil yang pernah menjadi tembok kokoh Green Force selama dua musim.
Nama Leo Lelis kembali mencuat setelah akun Instagram resmi Persebaya Surabaya memberikan kode soal pemain asing terbarunya.
Dalam video singkat yang diunggah, terlihat siluet misterius yang memunculkan tulisan "History Maker", "Deadly Free Kick", hingga "He's Back".
Kode tersebut langsung membuat Bonek heboh dan membanjiri kolom komentar dengan berbagai spekulasi. Di antara nama-nama yang disebut, sosok Leo Lelis menjadi salah satu tebakan yang paling kuat dan masuk akal.
Ciri-ciri fisik dalam siluet video juga mengarah pada Leo Lelis, yang dikenal dengan gaya rambut botaknya seperti yang dibocorkan oleh @gosballfc.
Hal ini makin diperkuat dengan riwayat Lelis yang sempat disebut sebagai "One of The History Maker" saat dilepas Persebaya Surabaya pada April 2023 lalu.
Kini, Leo Lelis sedang berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Persijap Jepara berakhir pada 1 Juli 2025.
Kesempatan itu tampaknya coba dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk mendatangkannya kembali sebagai pelapis Dime Dimov dan Risto Mitrevski.
Sebagai bek tengah, Leo Lelis memiliki postur ideal dengan tinggi badan 1,89 meter. Ia juga dikenal sebagai pemain yang mampu bermain dengan kedua kakinya serta bisa ditempatkan di posisi bek kanan jika dibutuhkan.
Lelis lahir di Ipuã, São Paulo, Brasil pada 15 November 1993. Ia pernah menimba ilmu di sejumlah klub muda Brasil seperti Comercial FC, Vila Aurora, hingga Fluminense.
Karier profesionalnya dimulai sejak tahun 2012, dan ia telah mencatatkan 145 penampilan resmi di berbagai klub. Dari jumlah itu, ia berhasil mencetak 16 gol dan mengoleksi 37 kartu kuning serta 2 kartu merah tidak langsung.
Leo Lelis bergabung dengan Persebaya Surabaya pada tahun 2021 dan tampil selama dua musim. Selama membela Green Force, ia mencatatkan 31 penampilan dan mampu menyumbangkan 6 gol dari lini belakang.
Kontribusinya tidak hanya dari segi pertahanan, tetapi juga dalam situasi bola mati berkat kemampuan free kick-nya yang mematikan.
Hal ini sesuai dengan salah satu kode dalam video Persebaya Surabaya yang menyebut "Deadly Free Kick".

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
