Gali Freitas dan Francisco Rivera.
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian jelang bergulirnya Super League 2025/2026. Tiga jersey anyar telah diperkenalkan di laga pramusim, namun jersey resmi untuk kompetisi utama belum juga diumumkan.
Fanbase @onlinepersebaya menjadi salah satu sumber utama yang membagikan informasi terkait tiga jersey terbaru ini.
Ketiganya sudah digunakan Persebaya Surabaya dalam beberapa laga uji coba, dan masing-masing membawa nuansa berbeda yang menarik perhatian Bonek.
Ketiga jersey tersebut tampil dengan konsep serta warna hijau yang berbeda satu sama lain. Mulai dari gaya elegan, retro, hingga minimalist berhasil memberikan warna baru dalam identitas klub.
Jersey Tour Australia 2025 mengusung desain elegan yang terlihat segar dan berbeda di mata suporter. Jersey ini digunakan saat Persebaya Surabaya menjalani tur pramusim di Negeri Kangguru menghadapi tim-tim lokal.
Jersey kedua adalah edisi Anniversary ke-98 Persebaya Surabaya yang mengangkat konsep retro. Nuansa klasik terasa kental dan menyentuh sisi emosional Bonek yang sudah mengikuti klub sejak lama.
Sementara jersey ketiga hadir dalam balutan gaya minimalist yang digunakan selama laga-laga pramusim lainnya. Desainnya simpel namun tetap merepresentasikan karakter khas Green Force.
Meski belum diumumkan secara resmi jersey mana yang akan digunakan di Super League musim ini, ketiganya mendapat respon sangat positif dari para pendukung.
Bonek pun mulai punya favorit masing-masing sembari menanti rilis resmi.
Komentar-komentar dari Bonek di media sosial turut menggambarkan antusiasme terhadap rilis jersey ini. Banyak yang menilai desain jersey melawan tim Australia terlihat lebih cerah dan menyegarkan.
“Seng lawan Australia lebih fresh ndek moto,” tulis salah satu Bonek yang terpikat dengan kesan modern dari jersey elegan itu. Sementara komentar lain menyebut, “Jersey vs Western Australia ijo ne luwih cerah ketok seger”.
Pujian terhadap warna dan desain yang segar membuat jersey Tour Australia menjadi salah satu unggulan di antara ketiga varian. Namun, tidak sedikit juga yang terpikat dengan sentuhan nostalgia dari jersey Anniversary.
Kehadiran jersey retro yang menandai usia 98 tahun Persebaya Surabaya membawa aura sejarah dan kebanggaan tersendiri. Bonek merasa diajak kembali ke era kejayaan masa lalu sambil tetap memandang masa depan.
Jersey minimalist juga mendapat tempat di hati sebagian pendukung, terutama mereka yang menyukai gaya simpel dan fungsional. Desainnya yang bersih membuatnya mudah dipadupadankan dan nyaman dilihat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
