Pelatih baru Bali United, Johnny Jansen, menggantikan Coach Teco Cugurra yang enam tahun menangani Serdadu Tridatu. (Istimewa)
JawaPos.com - Bali United identik dengan pelatih asal Brasil, Stefano 'Teco' Cugurra. Hal itu lantaran coach Teco sudah memimpin klub berjuluk Serdadu Tridatu selama sekitar 6,5 tahun.
Namun, kebersamaan Teco dan Bali United berakhir mulai musim ini, dan sebagai gantinya, akan ditangani pelatih asal Belanda, Johnny Jansen.
Sejak didirikan tahun 2015, Johnny Jansen menjadi pelatih keenam yang menangani Bali United. Ia pun dituntut untuk menjaga konsistensi Serdadu Tridatu dalam persaingan di papan atas Super League musim ini.
Hal itu terbilang wajar karena tim yang bermarkas di Gianyar itu sudah pernah meraih gelar juara Liga 1. Meskipun demikian, Bali United sebenarnya sudah lama berdiri, hanya saja terjadi perubahan nama dan manajemen.
Perubahan Nama Berujung Dua Gelar Liga
Meski baru dikenal sejak 10 tahun silam, Bali United sebenarnya bukanlah klub yang benar-benar baru, karena berasal dari klub Putra Samarinda.
Mengutip dari Bali Express (Jawa Pos Grup), Bali United awalnya terdapat kata Pusam di akhir nama, yang berarti Putra Samarinda.
Awalnya, pada tahun 1989 berdiri klub dengan nama Putra Samarinda Football Club yang berlaga di Galatama dan turut serta dalam Liga Indonesia sejak kompetisi resmi itu bergulir musim 1994/1995.
Lalu pada tahun 2003, Putra Samarinda mengalami kesulitan finansial. Lalu terjadilah merger dengan Persisam, klub perserikatan yang didanai APBD Samarinda, dan berubah menjadi Persisam Putra Samarinda.
Pada tahun 2008/2009, Persisam Putra Samarinda menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia musim 2008-2009 dan berhak promosi ke Liga Super Indonesia.
Sayangnya pada tahun 2015, Persisam Putra Samarinda nyaris pailit. Beruntung, Putra Samarinda (Pusam) diambil alih pengusaha asal Indonesia, Pieter Tanuri yang kemudian mengubah nama klub menjadi Bali United F.C di bawah badan usaha PT Bali Bintang Sejahtera.
Dengan demikian, mereka pun juga pindah kandang dari Stadion Palaran, Samarinda ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali hingga sekarang.
Perubahan nama itu ternyata cukup tepat, karena Bali United malah meramaikan persaingan papan atas Liga 1, terutama pada era kepelatihan Stefano 'Teco' Cugurra.
Selama dipimpin mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu, Bali United sukses meraih gelar Liga 1 secara back to back, yaitu pada 2019 dan musim 2021/2022.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
