Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 03.17 WIB

Profil Tim Indonesia Super League 2025/2026: Bali United, Era Baru setelah Enam Tahun Dipimpin Coach Teco Cugurra

Pelatih baru Bali United, Johnny Jansen, menggantikan Coach Teco Cugurra yang enam tahun menangani Serdadu Tridatu. (Istimewa)

JawaPos.com - Bali United identik dengan pelatih asal Brasil, Stefano 'Teco' Cugurra. Hal itu lantaran coach Teco sudah memimpin klub berjuluk Serdadu Tridatu selama sekitar 6,5 tahun.

‎Namun, kebersamaan Teco dan Bali United berakhir mulai musim ini, dan sebagai gantinya, akan ditangani pelatih asal Belanda, Johnny Jansen.

‎Sejak didirikan tahun 2015, Johnny Jansen menjadi pelatih keenam yang menangani Bali United. Ia pun dituntut untuk menjaga konsistensi Serdadu Tridatu dalam persaingan di papan atas Super League musim ini.

‎Hal itu terbilang wajar karena tim yang bermarkas di Gianyar itu sudah pernah meraih gelar juara Liga 1. Meskipun demikian, Bali United sebenarnya sudah lama berdiri, hanya saja terjadi perubahan nama dan manajemen.

‎Perubahan Nama Berujung Dua Gelar Liga

‎Meski baru dikenal sejak 10 tahun silam, Bali United sebenarnya bukanlah klub yang benar-benar baru, karena berasal dari klub Putra Samarinda.

‎Mengutip dari Bali Express (Jawa Pos Grup), Bali United awalnya terdapat kata Pusam di akhir nama, yang berarti Putra Samarinda.

‎Awalnya, pada tahun 1989 berdiri klub dengan nama Putra Samarinda Football Club yang berlaga di Galatama dan turut serta dalam Liga Indonesia sejak kompetisi resmi itu bergulir musim 1994/1995.

‎Lalu pada tahun 2003, Putra Samarinda mengalami kesulitan finansial. Lalu terjadilah merger dengan Persisam, klub perserikatan yang didanai APBD Samarinda, dan berubah menjadi Persisam Putra Samarinda.

‎Pada tahun 2008/2009, Persisam Putra Samarinda menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia musim 2008-2009 dan berhak promosi ke Liga Super Indonesia.

‎Sayangnya pada tahun 2015, Persisam Putra Samarinda nyaris pailit. Beruntung, Putra Samarinda (Pusam) diambil alih pengusaha asal Indonesia, Pieter Tanuri yang kemudian mengubah nama klub menjadi Bali United F.C di bawah badan usaha PT Bali Bintang Sejahtera.

‎Dengan demikian, mereka pun juga pindah kandang dari Stadion Palaran, Samarinda ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali hingga sekarang.

‎Perubahan nama itu ternyata cukup tepat, karena Bali United malah meramaikan persaingan papan atas Liga 1, terutama pada era kepelatihan Stefano 'Teco' Cugurra.

‎Selama dipimpin mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu, Bali United sukses meraih gelar Liga 1 secara back to back, yaitu pada 2019 dan musim 2021/2022. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore