Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 16.54 WIB

Regulasi 11 Pemain Asing Dinilai Terlalu Mendadak, CEO Semen Padang Soroti Dampaknya bagi Klub Bawah

CEO Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan pandangannya soal regulasi pemain asing dalam Super League 2025/2026. (@winbernadino)

JawaPos.com- Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait penambahan kuota 11 pemain asing untuk musim perdana Super League 2025/2026 menuai respons dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari CEO Semen Padang, Win Bernadino, yang menilai kebijakan ini bersifat mendadak dan berpotensi menimbulkan dilema baru, terutama bagi klub-klub dengan anggaran terbatas.

Meski begitu, Win juga memahami bahwa regulasi tersebut bisa menjadi solusi atas persoalan mahalnya harga pemain lokal yang dianggap sudah mengalami inflasi signifikan dalam beberapa musim terakhir.

"Ini dilema tersendiri untuk klub-klub bawah. Kami juga kewalahan dengan kondisi pasar pemain lokal yang harganya luar biasa. Bahkan pemain yang secara kualitas masih standar, kontraknya sudah hampir setara dengan pemain asing. Kadang, baru sekali ikut TC Timnas, harga langsung melonjak," ujar Win yang lansir dari akun Instagram @rumorbola.

Fenomena ini, menurut Win, kerap dimanfaatkan oleh agen-agen pemain untuk menaikkan nilai jual klien mereka, terutama setelah pemain mendapatkan eksposur bersama Timnas, meskipun hanya di level kelompok umur. Akibatnya, klub-klub lebih cenderung melirik pemain asing yang dinilai lebih kompetitif dari segi kualitas dan harga.

"Banyak klub kini mempertimbangkan untuk merekrut pemain asing ketimbang lokal yang overpaid. Pemain asing dengan kualitas tertentu bisa didapat dengan harga lebih wajar," jelasnya.

Namun demikian, Win juga menyampaikan kekhawatirannya atas dampak jangka panjang dari kebijakan ini. Ia menyoroti potensi menurunnya sisi kompetitif liga domestik apabila terlalu banyak bergantung pada pemain asing.

Sebagai catatan, dalam aturan yang ditetapkan PT LIB lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa di The Langham, Jakarta, Senin (7/7), setiap klub Super League diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing. Namun dari jumlah tersebut, hanya delapan nama yang boleh masuk ke Daftar Susunan Pemain (DSP) di tiap pertandingan.

Win pun berharap agar implementasi regulasi ini tetap mempertimbangkan keseimbangan kompetisi, dan tidak menjadikan liga hanya didominasi oleh satu atau dua klub saja. Ia mencontohkan Liga Malaysia yang sejak 2014 selalu didominasi oleh Johor Darul Ta’zim.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore