
Persija Jakarta jadi klub kedua dengan rata-rata jumlah supporter terbanyak di Asean. (dok. Persija)
JawaPos.com - Berbicara soal fanatisme sepak bola memang tidak ada habisnya. Atmosfer panas dan teriakan penuh semangat dari tribun stadion bukan hal asing di sepak bola Indonesia. Di antara nyanyian suporter, bendera raksasa, dan koreografi tribun, gairah masyarakat terhadap klub lokal terasa begitu hidup.
Hal ini kembali terbukti lewat data terbaru dari The ASEAN Football yang mencatat rata-rata kehadiran penonton klub-klub ASEAN selama musim 2024/2025. Dalam data tersebut, Persija Jakarta menempati posisi kedua sebagai klub dengan jumlah supporter terbanyak di Asia Tenggara.
Dengan rata-rata penonton sebanyak 15.414 orang per pertandingan kandang, Persija hanya kalah dari Buriram United asal Thailand yang menempati posisi puncak dengan 18.363 penonton. Capaian ini membuktikan bahwa animo supporter Persija sangat besar dan konsisten mendukung tim kesayangan mereka, baik di stadion maupun secara online.
Selain Persija Jakarta, tiga klub Indonesia lainnya juga masuk ke dalam daftar 10 besar klub ASEAN dengan rata-rata penonton tertinggi. Persib Bandung berada di urutan ketiga dengan rata-rata 14.739 penonton, disusul Persebaya Surabaya di posisi keempat dengan 14.729 penonton. Sementara itu, Persis Solo menggenapi kehadiran wakil Indonesia di posisi kesembilan dengan rata-rata 7.491 penonton per laga.
Dominasi klub-klub Indonesia dalam daftar ini menegaskan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola lokal. Ketiga klub besar yaitu Persija, Persib, dan Persebaya masuk dalam lima besar, menunjukkan rivalitas yang sehat sekaligus basis supporter yang kuat dan loyal.
Selain klub-klub asal Indonesia dan Thailand, daftar ini juga mencakup klub dari Malaysia dan Vietnam seperti Johor Darul Ta’zim, Thep Xanh Nam Dinh, dan Hai Phong FC. Namun demikian, dominasi Indonesia dengan empat wakil membuktikan bahwa atmosfer pertandingan sepak bola di Tanah Air masih menjadi yang terpanas di kawasan ASEAN.
Tingginya rata-rata kehadiran penonton ini menjadi aset berharga bagi klub dalam membangun ekosistem sepak bola yang profesional dan berkelanjutan. Tak hanya menunjukkan kekuatan fanbase, hal ini juga berpotensi besar dalam meningkatkan daya tarik sponsor, penjualan tiket, hingga popularitas di media sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022