
Bek tengah Risto Mitrevski saat sesi latihan bersama Persebaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Setiap pemain sepak bola profesional tentu dituntut untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, tidak peduli apakah mereka adalah pemain di liga Eropa maupun Asia.
Hal itu penting, agar mereka bisa menampilkan performa maksimal di lapangan dan tidak mudah kehilangan stamina, baik saat bertanding maupun berlatih.
Salah seorang pemain Persebaya misalnya, Risto Mitrevski membagikan resep cara ia menjaga kebugaran, apalagi saat libur kompetisi seperti saat ini, sehingga bisa terhindar dari jetlag meski segera berlatih pasca kembali dari liburan di luar negeri.
"Menjaga kebugaran adalah cara hidupku sebagai pemain profesional. Misalnya saat libur, saya tetap berlatih agar tetap bugar, biasanya dua hari sekali. Misalnya nge-gym, lalu berlatih dengan bola, dan juga berlari," ungkap Risto seperti dikutip dari akun YouTube resmi Persebaya.
Baginya, menjaga kebugaran itu penting agar saat latihan tim dimulai, badannya tidak ngedrop dan bisa mengikuti seluruh program latihan tim.
"Tetap berlatih itu penting, sehingga setelah kembali dari libur panjang, saya bisa menjaga ritme untuk tim," tuturnya lagi.
Pemain asal Makedonia ini juga mengaku memiliki menu tertentu sebelum ia bertanding, tentunya makanan yang sehat.
"Sebelum bertanding, saya biasanya makan nasi, sayur, dan ayam. Ayam panggang, bukan ayam goreng tentunya. Lalu salmon. Menu tadi juga diupayakan tidak terlalu berat, tidak pakai saus, apalagi sambal. Jadi agak berbeda dengan menu kebanyakan orang," terangnya lagi.
Meski begitu, ia tidak menampik bahwa ia juga punya makanan Indonesia favorit, yaitu nasi goreng, namun tentunya tidak sering-sering memakannya.
"Saya suka nasi goreng, tapi tentunya saya makan itu jarang-jarang," ujarnya.
Bermain di klub sebesar Persebaya memang dituntut untuk memiliki kondisi fisik dan kebugaran lebih baik dari tim-tim lain, apalagi menargetkan untuk juara.
Maka dari itu, Persebaya juga memantau secara intensif kondisi fisik para pemainnya, yang dilakukan secara periodik, dengan pendekatan yang lebih scientific.
“Sebagai pemain profesional, kita harus mengukur sejauh mana tingkat kebugaran seluruh pemain dengan detail,” kata asisten pelatih Persebaya Shin Sang-gyu seperti dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, salah satu yang dipantau secara detail adalah masa otot dan body fat alias kadar lemak seluruh pemain. Tim kepelatihan fisik pun kini telah memiliki sejumlah perlengkapan untuk melakukan pengukuran dua aspek itu.
”Tidak hanya masa otot dan body fat, kami juga harus mengukur keseimbangan cairan tubuh pemain. Hal ini kita ukur setiap dua pekan sekali, untuk memastikan pemain dalam kondisi ideal saat liga dimulai nanti,” jelasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
