
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat mendampingi timnya menghadapi Dewa United. (Istimewa)
JawaPos.com-Misteri pemain baru Persebaya Surabaya akhirnya mulai menemukan titik terang jelang penutupan bursa transfer tengah musim Super League 2025/2026. Pelatih Bernardo Tavares angkat bicara soal situasi terkini timnya hanya tiga hari sebelum jendela transfer resmi ditutup pada 6 Februari 2026.
Isu kedatangan pemain anyar memang terus mengiringi langkah Green Force dalam beberapa pekan terakhir. Suporter pun bertanya-tanya apakah Persebaya akan kembali bergerak atau memilih bertahan dengan komposisi skuad yang ada saat ini.
Bernardo Tavares menegaskan urusan pemain baru bukan sepenuhnya berada di tangannya sebagai pelatih. Ia menyebut kewenangan tersebut berada di ranah manajemen klub.
’’Hal ini (pemain baru), perlu Anda tanyakan kepada manajemen, tidak ke pelatih. Jika kita memiliki lebih banyak kemungkinan, itu bagus karena para pemain memiliki lebih banyak persaingan di dalam tim,” ujar Bernardo Tavares dikutip dari @emosijiwakucom.
Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di kalangan pendukung Persebaya. Tavares ingin fokus pada kerja tim di lapangan tanpa terbebani rumor transfer yang belum tentu terwujud.
Meski demikian, peluang mendatangkan pemain baru belum sepenuhnya tertutup. Tavares mengingatkan jendela transfer masih terbuka hingga 6 Februari 2026.
’’Terkait kemungkinan tambahan pemain, jendela transfer masih berlangsung hingga berakhir tanggal 6 Februari 2026. Selama belum ditutup, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa saja tidak ada pemain yang datang, atau justru ada tambahan. Kita lihat saja perkembangannya,” kata Bernardo Tavares.
Situasi tersebut membuat arah kebijakan Persebaya tetap dinamis. Keputusan akhir sangat bergantung pada perkembangan internal tim serta peluang yang muncul di sisa waktu bursa transfer.
Sebelumnya, Tavares juga menjelaskan kesulitan utama dalam mendatangkan pemain, terutama dari kategori lokal. Banyak pemain incaran masih terikat kontrak dengan klub lain hingga akhir musim.
’’Perlu dipahami bahwa tidak mudah mendatangkan pemain lokal pada jendela transfer ini. Sebagian besar pemain masih terikat kontrak, sehingga proses perekrutan menjadi sangat sulit,” ucap eks pelatih PSM Makassar tersebut.
Kondisi itu membuat ruang gerak Persebaya menjadi terbatas. Opsi mendatangkan pemain lokal berkualitas tidak semudah seperti yang dibayangkan di atas kertas.
Di sisi lain, Persebaya sebenarnya belum sepenuhnya menutup pintu bursa transfer paruh musim. Manajemen dan tim pelatih masih membuka peluang jika situasi memungkinkan.
Setelah lebih dulu mendatangkan tiga pemain asing, fokus tim memang sempat mengarah pada pemain lokal. Langkah ini diharapkan bisa menambah kedalaman skuad tanpa mengganggu keseimbangan tim.
Namun, kendala kontrak kembali menjadi tembok tinggi yang sulit ditembus. Banyak pemain lokal terikat kontrak penuh hingga akhir musim kompetisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022