Yeyen Tumena ketika mendampingi Simon McMenemy dalam laga persahabatan menghadapi Myanmar 2019 silam. (JawaPos.com)
JawaPos.com - Konflik antara Malut United FC dengan mantan direktur tekniknya, Yeyen Tumena akhirnya selesai. Yeyen disebut telah menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik klub, David Glen, sehingga tak ada lagi yang harus dipermasalahkan.
Perpisahan Malut United FC dengan Yeyen Tumena berakhir dengan penuh masalah. Laskar Kie Raha mendepak legenda Timnas Indonesia itu karena dianggap melakukan pelanggaran berat berupa memotong gaji dan meminta sejumlah uang kepada para pemain agar dimainkan dalam pertandingan.
Permasalahan itu juga melibatkan pelatih Imran Nahumarury, yang turut dicopot saat pengumuman pemecatan. Namun, Malut United FC tak ada persoalan dengan Imran lagi karena sang pelatih sudah meminta maaf.
Sementara dengan Yeyen Tumena, manajemen Malut United FC berencana menempuh jalur hukum. Sebab, tak ada itikad baik dari Yeyen.
Tapi, kini persoalan Yeyen dengan Malut United telah beres. Kedua belah pihak sudah menemui titik terang dan masalah selesai sepenuhnya.
"Selesai. Kami tak lagi ada masalah dengan coach Yeyen Tumena terkait pekerjaannya bersama Malut United dalam dua tahun ini. Coach Yeyen telah meminta maaf kepada owner dan telah dimaafkan," ujar Asghar Saleh, Wakil Manajer Malut United dalam keterangan resmi klub, Rabu (25/6).
Selain masalah selesai, Asghar juga menyebut hubungan Yeyen dengan pemilik klub, David Glen juga sudah membaik. Keduanya tetap berhubungan baik meski sudah pisah jalan.
"Namun, hubungan pertemanan owner dan coach Yeyen tetap berjalan walau tidak lagi bekerja sama di bidang sepak bola. Begitu pula dengan semua manajemen Malut United. Hubungan baik tetap kami jaga," terang Asghar lagi.
Lebih lanjut, Asghar menyampaikan bahwa selesainya persoalan dengan Yeyen membuat manajemen Malut United kini bisa fokus mempersiapkan Laskar Kie Raha menyambut musim kompetisi yang baru, Liga 1 2025/2026.
"Tak hanya serius di kompetisi domestik, Malut United pun ingin mempersiapkan tim dengan sungguh-sungguh untuk berjuang di Kejuaraan Klub ASEAN musim depan," tutur Asghar.
Malut United FC memang jadi salah satu klub yang akan mewakili Indonesia di ajang Asia. Laskar Kie Raha bakal bertarung di ASEAN Club Championship 2025/2026 bersama dengan Persebaya Surabaya karena finis di urutan ketiga dan keempat klasemen akhir Liga 1 2024/2025.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
