Bonek saat mendukung Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti komunitas suporter Persebaya Surabaya, Bonek, usai perayaan Anniversary klub kebanggaan Kota Pahlawan. Seorang Bonek asal Papar, Kabupaten Kediri, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan sepulang dari acara tersebut.
Korban bernama Zaenuri, yang saat itu sedang berboncengan dengan dua rekannya, Much dan Iqbal Fabiano, sesama Bonek dari Papar.
Ketiganya diketahui menghadiri acara perayaan ulang tahun Persebaya Surabaya di Surabaya sebelum akhirnya mengalami musibah dalam perjalanan pulang.
Kabar duka ini pertama kali dibagikan melalui akun Instagram komunitas @kitabonek dan langsung menyedot perhatian para Bonek di seluruh penjuru daerah.
Ucapan belasungkawa serta doa dari rekan-rekan Bonek lainnya pun membanjiri unggahan tersebut.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun, turut berdukacita atas meninggalnya Zaenuri,” tulis akun tersebut.
Disebutkan korban mengalami kecelakaan sepulang dari perayaan anniversary Persebaya Surabaya pada 18 Juni 2025 dan menghembuskan napas terakhir tidak lama kemudian.
Unggahan tersebut juga mengingatkan risiko-risiko yang bisa terjadi saat bepergian ke luar kota untuk mengikuti perayaan serupa.
Mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi tindak kriminal seperti pembegalan disebut menjadi ancaman nyata di perjalanan.
Sebagai bentuk refleksi, akun tersebut mengajak seluruh Bonek untuk mempertimbangkan merayakan anniversary Persebaya Surabaya di kota masing-masing tahun depan.
Kampanye ini diharapkan bisa mengurangi risiko kehilangan nyawa dan keselamatan di jalan.
Ajakan itu disambut baik oleh warganet dan para Bonek lainnya yang merasa prihatin dengan musibah yang menimpa Zaenuri.
Mereka berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pendukung Persebaya Surabaya agar lebih bijak dalam merayakan momen kebersamaan.
“Padang dalane sam,” tulis salah satu Bonek dalam kolom komentar, mengiringi kepergian sang sahabat dengan doa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
