Abu Razard Kamara. (dok. @aburazardkamara)
JawaPos.com — Nama Abu Razard Kamara mendadak mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia. Striker tajam Timnas Liberia itu dikabarkan masuk dalam radar transfer Persebaya Surabaya untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Kabar ini pertama kali ramai dibicarakan di media sosial sejak Selasa (17/6/2025).
Salah satu akun Instagram populer seputar sepak bola nasional, @liga_dagelann, menyebut sang pemain tengah dikaitkan dengan klub asal Kota Pahlawan.
“Bursa Transfer, Abu Razard Kamara (28|CF|????????) dikaitkan dengan Persebaya. Dia musim ini bermain untuk Al-Seeb,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Rumor ini makin kuat setelah fan base Bonek, seperti akun TikTok @coconutgreen12, turut mengunggah video aksi sang pemain.
Dalam cuplikan tersebut, terlihat skill individu Abu Razard Kamara yang luar biasa saat meliuk mengecoh lawan dan mencetak gol.
Tak hanya itu, Abu Razard Kamara juga beberapa kali membagikan aksi-aksinya saat bermain di akun Instagram pribadinya. Gaya bermainnya terbilang lengkap: punya dribel cepat, kuat dalam duel udara, dan finishing mematikan.
Dalam sejumlah unggahannya, striker Liberia ini terlihat mampu mencetak gol lewat berbagai situasi. Mulai dari sundulan, sepakan kaki kanan, hingga memanfaatkan bola liar di kotak penalti.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak klub, warganet sudah ramai mengomentari unggahan sang pemain. Banyak dari mereka yang menggoda Abu Razard Kamara dengan emoji buaya atau ucapan "welcome".
Lalu, siapa sebenarnya sosok Abu Razard Kamara yang ramai dikaitkan dengan Persebaya Surabaya? Penyerang berusia 28 tahun itu lahir di Monrovia, Liberia, pada 1 April 1997.
Bermodal postur 1,82 meter, Abu Razard Kamara dikenal sebagai striker bertipe target man modern. Ia dominan menggunakan kaki kanan dan saat ini membela klub asal Oman, Al-Seeb Club.
Abu Razard Kamara bergabung dengan Al-Seeb pada awal tahun 2025 dan langsung menunjukkan tajinya di lini depan. Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar striker Liberia ini menyentuh angka Rp 3,91 miliar.
Karier Abu Razard Kamara terbilang panjang dan berliku, menjelajah berbagai liga di Asia dan Eropa. Ia pernah membela klub-klub seperti FC Feronikeli 74, NK Rudar Velenje, KF Dukagjini, hingga Makedonija Gjorce Petrov.
Namanya mulai bersinar saat bermain di Liga Malaysia bersama Kuching City. Di sana, Abu Razard Kamara tampil konsisten dan bahkan sempat menjadi rekan duet eks PSIS Semarang, Sudi Abdallah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
