
Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda saat bertemu dengan Aryn Williams di Australia. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Bonek kembali dibuat baper oleh sosok legendaris di lini tengah Persebaya Surabaya, Aryn Williams. Gelandang asal Australia itu mengaku merasa aneh karena akan menghadapi mantan timnya dalam laga uji coba di Perth bulan depan.
Komentar bernada rindu langsung membanjiri media sosial usai Aryn buka suara soal perasaannya. Banyak Bonek berharap Aryn bisa kembali berseragam hijau khas Green Force di masa depan.
“Wayae balekno mbah iki min @officialpersebaya ????????,” tulis seorang Bonek yang menggambarkan kerinduan terhadap sang "mbah" karena brewok tebalnya. Ada pula yang menyebut Aryn sebagai gelandang bertahan terbaik sejak era Liga 1 bergulir.
Sosok Aryn memang tak tergantikan di hati para pendukung Persebaya Surabaya. Permainannya yang lugas, keras, namun rapi di musim 2019 membuatnya dikenang sebagai DMF (defensive midfielder) top class.
Tak hanya kuat di lini tengah, Aryn juga dikenal punya hubungan erat dengan banyak pemain dan ofisial tim.
Ia sempat membawa Persebaya Surabaya menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020 sebelum akhirnya kompetisi terhenti akibat pandemi.
Aryn meninggalkan Persebaya Surabaya saat Liga 1 dibekukan tahun 2020 lalu karena Covid-19. Kini, lima tahun berlalu, dia punya peluang langka untuk reuni dengan mantan timnya.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menjalani pemusatan latihan atau training camp di Perth, Australia, pada 6-11 Juli mendatang. Salah satu agenda mereka adalah laga uji coba melawan Western Australia Football Team pada 9 Juli.
Uniknya, Aryn Williams akan memperkuat tim lawan saat laga tersebut digelar. Itu artinya, dia akan berhadapan langsung dengan klub yang dulu membesarkan namanya di Indonesia.
“Tentu saja saya senang bisa bermain melawan Persebaya. Saya sangat bersemangat untuk bertemu semua pemain mereka,” kata Aryn saat dihubungi Jawa Pos.
Aryn tak asing dengan sebagian besar penggawa Green Force yang ada saat ini. Ia pernah bermain bersama Koko Ari Araya dan Oktafianus Fernando yang masih aktif memperkuat tim.
Tak hanya pemain, Aryn juga mengenal dekat jajaran manajemen Persebaya Surabaya. Ia menyebut punya hubungan baik dengan Candra Wahyudi yang saat itu menjabat sebagai manajer tim.
Makanya, perasaan campur aduk sempat menyelimuti Aryn saat tahu dirinya akan bertemu Persebaya Surabaya bukan sebagai teman, melainkan lawan.
“Saya merasa sangat aneh karena akan menghadapi Persebaya sebagai lawan,” ucap pemain kelahiran 28 Oktober 1993 itu.
Meski begitu, Aryn berniat menjadikan momen ini sebagai ajang nostalgia dan temu kangen. Ia bahkan berencana mengundang para pemain dan staf Persebaya Surabaya ke rumahnya di Perth.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
