Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Juni 2025 | 16.45 WIB

Piala Presiden 2025 Tanpa Persija Jakarta, Erick Thohir Tegaskan Seleksi Berdasarkan Prestasi, Bukan Popularitas

Erick Thohir saat konferensi pers Piala Presiden 2025 di Menara Danareksa. (dok. PSSI) - Image

Erick Thohir saat konferensi pers Piala Presiden 2025 di Menara Danareksa. (dok. PSSI)

JawaPos.com- Teka-teki mengenai keikutsertaan Persija Jakarta di Piala Presiden 2025 akhirnya terjawab. Dalam konferensi pers yang digelar di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Jumat (13/6), Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan bahwa Macan Kemayoran tidak akan ambil bagian dalam turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Namun absennya Persija bukan tanpa alasan. Erick menjelaskan bahwa pemilihan peserta dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan prestasi dan kontribusi masing-masing klub terhadap pengembangan sepak bola nasional.

"Klub-klub yang diundang sudah sesuai kriteria. Tidak ada perlakuan khusus atau titipan," tegasnya.

Piala Presiden edisi 2025 hanya akan diikuti oleh enam tim, yakni Persib Bandung (juara Liga 1), Dewa United (runner-up Liga 1), Arema FC (juara bertahan Piala Presiden), serta Indonesia All Stars yang dihuni talenta lokal pilihan. Dua tim internasional juga turut ambil bagian yaitu Port FC dari Thailand dan Oxford United dari Inggris. 

Erick menegaskan, meskipun Persija adalah klub besar dengan basis suporter masif, hal itu tidak menjadi jaminan untuk diundang ke Piala Presiden.

"Kami profesional. Persib dan Dewa United dipilih karena mereka juara satu dan dua. Kalau Persija kemarin bisa di posisi dua, tentu akan kami undang," ujarnya.

Ia juga membantah spekulasi soal adanya klub titipan dalam daftar peserta. Menurutnya, semua keputusan diambil berdasarkan analisis obyektif, bukan karena popularitas atau tekanan publik.

"Arema FC terpilih karena mereka juara Piala Presiden sebelumnya. Semua ada ukurannya," imbuh Erick.

Meski tidak berpartisipasi dalam Piala Presiden, Persija tetap mendapatkan banyak tawaran laga pramusim. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa Macan Kemayoran diundang untuk melakukan uji coba melawan Asia Warriors FC, klub yang dipimpin langsung oleh legenda Jepang, Keisuke Honda.

"Keisuke Honda langsung menghubungi saya lewat WhatsApp," kata Prapanca.

Selain itu, Persija juga menerima tawaran untuk menggelar pemusatan latihan di Belanda, meski keputusan akhir akan menunggu masukan dari pelatih anyar mereka, Mauricio Souza.

Mauricio Souza, pelatih asal Brasil yang akan menggantikan Carlos Pena, dijadwalkan tiba di Jakarta pada (20/6) mendatang. Ia telah memberikan rancangan program persiapan dan jadwal uji coba, namun semua rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama manajemen.

"Banyak sekali tawaran masuk. Bahkan, Atletico Madrid pernah mengajak kami bertanding. Tapi karena jadwalnya bersinggungan dengan Piala Presiden, kami tidak bisa memenuhinya,” ungkap Prapanca.

Absennya Persija dalam Piala Presiden 2025 jelas menjadi kehilangan tersendiri, mengingat status mereka sebagai salah satu klub paling populer di Indonesia. Namun di sisi lain, ini juga menjadi kesempatan bagi klub untuk fokus membangun fondasi lebih kuat menghadapi musim baru Liga 1.

Dengan langkah-langkah profesional dan transparan yang ditegaskan oleh PSSI, publik kini diajak untuk memahami bahwa Piala Presiden bukan sekadar ajang pemanasan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam pembangunan sepak bola nasional, termasuk penguatan proyek Timnas Indonesia lewat Indonesia All Stars. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore