David da Silva (dok. Persib Bandung)
JawaPos.com - Babak indah bersama salah satu striker terbaik dalam sejarah Persib Bandung resmi ditutup. David da Silva, predator kotak penalti yang jadi bagian dari kebangkitan Maung Bandung, resmi berpisah dengan klub setelah berakhirnya kompetisi Liga 1 2024/2025.
Keputusan ini terasa mengejutkan, terlebih karena David sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri karier di Bandung.
"Rencana saya adalah pensiun di sini," ucap David.
Pernyataan itu menunjukkan betapa kuat rasa cintanya terhadap Persib dan Bobotoh.
Namun, sepak bola kerap menyajikan skenario tak terduga. Di tengah harapan akan masa depan bersama, rumor justru berhembus kencang. Akun Instagram @ownerwakanda menyebut bahwa David telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan klub Liga 1 lain, Malut United.
Kabar tersebut tentu memantik reaksi publik, mengingat jasa besar sang striker untuk Maung Bandung. Dalam tiga setengah musim, David tampil dalam 103 laga dan mencetak 69 gol. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Persib sepanjang era Liga Indonesia, mengungguli legenda seperti Sutiono Lamso (41 gol) dan Cristian Gonzales (40 gol).
Puncak kariernya datang di musim 2023/2024, saat ia mencetak 30 gol dan menyabet gelar top skor Liga 1. Tak hanya itu, ketajamannya mengantarkan Persib meraih gelar juara, yang kembali mereka ulang musim ini meski David sempat diganggu cedera.
Di ajang AFC Champions League Two, David juga bersinar. Ia mencetak tiga gol dari empat penampilan, menjadi top skor Persib di kompetisi Asia bersama Tyronne del Pino.
"Hatur nuhun, David. Gol-gol dan assist-mu yang tak pernah berhenti jadi bagian penting dari sukses Persib meraih back to back champion," ucap Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.
Namun, lebih dari sekadar angka dan gelar, David da Silva adalah simbol semangat, ketekunan, dan dedikasi. Sosok yang tak hanya bertugas mencetak gol, tapi juga menjadi pemimpin dan panutan di lapangan.
Kini, ia pergi meninggalkan jejak yang akan sulit dilupakan. Entah benar hijrah ke Malut United atau memilih jalur lain, nama David da Silva akan selalu lekat dalam sejarah biru Persib Bandung.
"Sekali lagi, terima kasih David da Silva. Jejakmu akan selalu jadi bagian dari sejarah biru Persib. Semoga sukses di perjalanan kariermu berikutnya," tutup Adhitia.
Perpisahan memang tak pernah mudah, apalagi untuk pemain yang telah memberi segalanya. Tapi, kenangan dan prestasi David da Silva akan selalu hidup dalam benak Bobotoh dan keluarga besar Persib.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
