Gali Freitas saat membela Timor Leste. (Media Timor Leste)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi mengumumkan perekrutan Gali Freitas sebagai bagian dari skuad utama untuk musim Liga 1 Indonesia 2025/2026. Perekrutan ini langsung mengundang perhatian publik karena Gali dikontrak selama dua musim, sebuah durasi yang jarang diberikan Persebaya Surabaya kepada pemain asing.
Pemain asal Timor Leste itu bukan wajah baru di Liga 1 karena musim lalu ia tampil konsisten bersama PSIS Semarang.
Meski hanya mencetak satu gol dan tiga assist, kehadiran Gali di lapangan selalu memberi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Statistik mencolok justru datang dari catatan dribble-nya yang sangat agresif dan efektif sepanjang musim 2024/2025.
Gali Freitas menjadi pemain dengan dribble sukses terbanyak per pertandingan di Liga 1, mengungguli nama-nama besar seperti Bruno Moreira.
Rata-rata ia mencatatkan 5,6 dribble sukses per laga dengan akurasi mencapai 73 persen. Bandingkan dengan Bruno Moreira yang mencatatkan 5,4 dribble sukses per laga namun dengan akurasi lebih tinggi yakni 84 persen.
Namun, angka keberhasilan yang konsisten dan volume dribble yang tinggi menunjukkan peran sentral Gali dalam membangun serangan.
Ia selalu menjadi motor serangan dari sisi kiri dan menjadi solusi saat tim kesulitan membongkar pertahanan rapat.
Gaya bermain Gali yang agresif, cepat, dan penuh inisiatif dinilai cocok dengan filosofi permainan Persebaya Surabaya.
Skema pelatih Eduardo Pérez yang fleksibel antara 4-3-3 dan 4-2-3-1 menuntut winger aktif dan bertenaga seperti Gali.
Dengan tinggi badan 1,65 meter, Gali memiliki keunggulan berupa pusat gravitasi rendah yang memungkinkannya melakukan perubahan arah dengan sangat cepat.
Kelincahan ini berpadu apik dengan kecepatan lari dan kemampuan dribel yang menjadi senjatanya.
Ia juga dikenal tak ragu untuk melakukan cut-in ke tengah dan melepaskan tembakan. Sayangnya, dari 24 tembakan off target yang ia lepaskan musim lalu, hanya satu yang berhasil menjadi gol.
Statistik ini menjadi bukti finishing menjadi pekerjaan rumah utama bagi Gali jika ingin tampil lebih tajam. Meski demikian, Persebaya Surabaya melihat potensi besar dalam dirinya yang bisa diasah lebih matang dalam dua musim ke depan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
