
Tyronne Del Pino resmi tinggalkan Persib Bandung. (Media Persib)
JawaPos.com—Persib Bandung membuat gebrakan besar jelang kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026. Sebanyak 11 pemain resmi dilepas, sebagian besar adalah pemain asing yang sebelumnya jadi andalan.
Langkah berani ini menjadi sorotan karena Maung Bandung baru mendatangkan satu pemain anyar. Sementara dua bintang musim lalu dipastikan bertahan untuk memperkuat skuat.
Satu-satunya rekrutan anyar yang resmi diumumkan adalah Saddil Ramdani. Pemain sayap lincah ini akhirnya bergabung ke Persib setelah bertahun-tahun dirumorkan.
Kedatangan Saddil disambut hangat Bobotoh yang sudah menanti kehadirannya sejak lama. Kini, penantian tersebut terbayar lunas dengan resminya Saddil berbaju biru.
Sementara dua pemain yang dipastikan bertahan adalah Beckham Putra Nugraha dan Marc Klok. Keduanya masih menjadi bagian dari proyek jangka panjang Persib. Beckham tetap menjadi pilar muda yang diandalkan di lini tengah. Sedangkan Klok dipercaya untuk terus menjadi jenderal lapangan tengah Maung Bandung.
Namun, kabar paling mengejutkan justru datang dari daftar pemain yang dilepas. Total 11 nama resmi dicoret dari skuat, mayoritas merupakan pemain asing. Nama-nama besar seperti Ciro Alves, Nick Kuipers, dan Kevin Mendoza sudah tak lagi menjadi bagian tim. Bahkan, nama-nama lokal seperti Edo Febriansah dan Ryan Kurnia juga masuk daftar keluar.
Pemain yang telah dilepas Persib Bandung yakni Ciro Alves, Nick Kuipers, Kevin Mendoza, Mateo Kocijan, Victor Igbonefo, Ahmad Agung, Gervane Kastaneer, Tyronne del Pino, Edo Febriansah, Ryan Kurnia, dan Gustavo Franca. Perombakan besar ini menjadi sinyal Persib sedang membangun ulang kekuatan mereka.
Meski baru satu pemain diumumkan secara resmi, Persib dikabarkan tengah membidik sejumlah nama bintang. Mereka menargetkan hasil maksimal di Liga 1 dan kompetisi Asia musim depan.
Salah satu target utama adalah bek Timnas Irak Frans Putros. Pemain yang sempat merumput di Liga Denmark dan Thailand ini disebut selangkah lagi gabung Persib. Frans Putros tercatat tampil 93 kali untuk Port FC sejak musim 2022 hingga 2025. Dia mencatatkan lima gol, tujuh assist, dan mengoleksi 21 kartu kuning selama periode tersebut.
Persib mendapat angin segar karena Putros resmi dilepas Port FC musim ini. Kondisi ini memungkinkan sang pemain gabung Maung Bandung dengan status bebas transfer.
Rumor kedekatan Putros dengan Persib mencuat setelah negosiasinya dengan Gamba Osaka menemui jalan buntu. Hal ini diungkap akun Instagram @ligadagelann yang kerap membahas transfer sepak bola nasional.
"Bursa transfer, Putros bek Timnas Irak sedikit lagi gabung Persib Bandung. Frans Putros sedikit lagi gabung Persib Bandung setelah negosiasi antara Putros & Gamba Osaka menemui jalan buntu," tulis @ligadagelann.
Jika bergabung, kehadiran Putros diprediksi memperkokoh lini belakang Persib. Dia memiliki pengalaman internasional dan fisik tangguh yang dibutuhkan untuk persaingan Liga 1.
Selain Putros, nama lain yang ramai dikaitkan dengan Persib adalah Jordi Amat. Bek naturalisasi Indonesia ini disebut menjadi salah satu pemain incaran utama Maung Bandung.
Rumor tersebut sudah muncul sejak Liga 1 musim lalu belum berakhir. Namun, isu tersebut kembali menguat awal Juni 2025 lewat beberapa unggahan akun bola nasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
