Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 01.43 WIB

Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia, Media Tiongkok Luapkan Emosi Sebut Garuda Menang karena Diving

Pemain Timnas Indonesia  Ricky Kambuaya berebut bola dengan pemain pemain Tiongkok. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Pemain Timnas Indonesia Ricky Kambuaya berebut bola dengan pemain pemain Tiongkok. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Media Tiongkok memberikan sorotan tajam terkait gol semata wayang Timnas Indonesia ke gawang Tiongkok. Menurut mereka, pemain Garuda, Ricky Kambuaya dinilai diving di kotak penalti.

Tiongkok harus mengubur impian mereka berlaga di Piala Dunia 2026 setelah takluk atas Timnas Indonesia di kualifikasi zona Asia. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/6) malam WIB, The Dragons kalah 0-1 lewat gol penalti Ole Romeny.

Timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti menyusul Kambuaya diganjal bek Tiongkok Yang Zexiang di kotak terlarang. Wasit awalnya tak menganggap itu pelanggaran, tapi berubah pikiran usai mengecek tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR).

Sontak, kejadian tersebut mendapatkan sorotan dari media Tiongkok, Sohu, yang menilai wasit Rustam Lutfulin lebih condong ke Indonesia. Mereka menyebut Kambuaya sengaja menjatuhkan diri supaya dapat penalti.

"Tendangan penalti itu memecah kebuntuan dan Indonesia unggul. Namun, banyak pula suporter meyakini tendangan penalti didapat dari situasi 50-50 dan disebabkan keberpihakan wasit," tulis Sohu.

"Timnas Tiongkok memang dikelabui hingga mendapatkan tendangan penalti, tetapi benarkah demikian?" imbuhnya.

Sohu kemudian juga memberikan analisis terkait keputusan bek Yang Zexiang dalam momen tersebut. Menurut media yang berbasis di Beijing ini, sang pemain harusnya lebih berhati-hati ketika sedang berada di kotak penalti.

"Mungkin Yang Zexiang sendiri seharusnya tidak melakukan kesalahan. Mengapa? Ketika masuk, ketika Kambuaya ingin diving, Yang Zexiang seharusnya lebih waspada dan menangani bola dengan lebih bersih, alih-alih menjatuhkan lawan secara langsung, memberikan hukuman fatal ini," sambung Sohu.

Sementara, kapten Tiongkok Wang Dalei menyebut kejadian tersebut merupakan bagian dari olahraga sepak bola. Dia menilai rekan setimnya sudah tampil sebaik mungkin di Jakarta.

"Saya pikir rekan-rekan setim saya bermain dengan sangat gigih, tetapi ada beberapa momen dan hal-hal yang tidak bisa kami kendalikan," ujar Wang Dalei ketika seusai pertandingan.

"Pada pertandingan hari ini, saya pikir Indonesia mungkin tidak memiliki banyak peluang seperti yang mereka dapatkan di laga tandang. Mereka mungkin hanya memiliki satu momen (tendangan penalti), tapi... inilah sepak bola," sambung dia.

Timnas Tiongkok memang pantas kecewa atas kekalahan ini. Pasukan Branko Ivankovic dipastikan gagal ke Piala Dunia 2026 dan masih mendekam di dasar Grup C dengan 6 poin.

Sementara itu, Indonesia tetap menempati urutan keempat klasemen dengan 12 poin. Jay Idzes dan kolega memastikan diri lolos ke putaran keempat kualifikasi, menyusul kemenangan Arab Saudi 2-0 atas Bahrain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore