Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Juni 2025 | 14.59 WIB

Membedah Taktik dan Talenta Koko Ari Araya, Bek Kanan Masa Depan yang Kembali Membela Persebaya Surabaya

Koko Ari Araya. (Istimewa)

JawaPos.com - Koko Ari Araya merupakan salah satu bek kanan muda potensial Indonesia yang menonjol berkat performa stabil dan gaya bermainnya yang disiplin serta dinamis.

Lahir di Surabaya pada 9 Januari 2000, Koko Ari memulai karier profesionalnya bersama Persebaya Surabaya sebelum sempat memperkuat Madura United pada musim 2023–2025 dan akhirnya kembali ke Persebaya pada awal musim 2025/2026.

Ia dikenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan, stamina luar biasa, dan etos kerja tinggi yang menjadikannya sebagai pilihan utama di sisi kanan pertahanan tim. Selain bermain sebagai bek kanan, Koko juga kerap dicoba di posisi lain seperti bek kiri hingga gelandang sayap, menunjukkan fleksibilitas yang penting bagi pelatih.

Secara taktik, Koko Ari memainkan peran penting dalam skema empat bek maupun lima bek dengan kemampuannya dalam bertahan dan mendukung serangan. Saat bermain sebagai bek sayap, ia rajin melakukan overlap, membuka ruang, dan memberikan opsi lebar di sisi kanan. Namun, kontribusinya dalam hal gol dan assist masih minim, menunjukkan bahwa ia lebih dominan dalam peran defensif daripada ofensif.

Menurut data dari FootyStats, pada musim 2024/2025 bersama Madura United, ia mencatatkan 10 pertandingan dengan total 896 menit bermain, tanpa gol atau assist, serta menerima 4 kartu kuning. Meskipun tidak mencetak gol, peran Koko tetap krusial dalam menjaga kestabilan lini belakang.

Gaya bermain Koko Ari bisa digambarkan sebagai kombinasi antara bek tradisional dan modern. Ia mampu melakukan tekel bersih, menjaga posisi dengan baik, dan memiliki kecepatan untuk merebut bola kembali dalam situasi transisi. Salah satu kelebihannya adalah stamina dan disiplin bertahan yang membuatnya dapat tampil konsisten sepanjang pertandingan.

Ia juga memiliki pemahaman taktik yang baik, yang membuatnya dapat menyesuaikan diri dengan berbagai skema permainan pelatih. Namun, kekurangan utama Koko Ari terletak pada kontribusi ofensif yang masih perlu ditingkatkan dan kecenderungan menerima kartu kuning karena tekel keras atau pelanggaran taktikal.

Dari segi scouting, Koko Ari masuk dalam radar sebagai salah satu bek muda Indonesia yang potensial untuk berkembang lebih jauh, baik di kancah domestik maupun internasional. Ia sudah mencatatkan dua caps bersama tim nasional Indonesia dan sempat menjadi bagian dari skuad Garuda di berbagai agenda uji coba.

Pelatih Aji Santoso bahkan sempat menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan Koko di luar posisi naturalnya, meskipun tetap menyebutkan bahwa posisi terbaiknya adalah sebagai bek kanan. Kembali ke Persebaya Surabaya di musim 2025/2026 membuka peluang bagi Koko untuk berkembang menjadi pemimpin lini belakang dan memperkuat posisinya.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bermain di kompetisi domestik serta internasional, masa depan Koko Ari terlihat cerah. Jika mampu meningkatkan kontribusi ofensif dan menjaga konsistensi performa, ia bisa menjadi bek kanan andalan Indonesia dalam jangka panjang.

Kombinasi kecepatan, kedisiplinan, dan fleksibilitasnya menjadikannya salah satu bek paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia saat ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore