Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 21.29 WIB

Redam Garnacho, Kakang Rudianto Curi Perhatian di Laga Ekshibisi Lawan Manchester United

Kakang Rudianto bersama Ruben Amorim pelatih MU. (@kakangrudianto33) - Image

Kakang Rudianto bersama Ruben Amorim pelatih MU. (@kakangrudianto33)

JawaPos.com-Bek muda Persib Bandung Kakang Rudianto mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Dia tampil gemilang dalam laga ekshibisi melawan raksasa Premier League Manchester United.

Meski hanya bermain selama kurang lebih 25 menit, pemain 22 tahun itu sukses mencatatkan penampilan berkelas pada laga di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (28/5).

Kakang masuk di menit ke-68 menggantikan bek Singapura Irfan Fandi. Meski persiapan minim karena baru bergabung sehari jelang pertandingan, pemain jebolan Akademi Persib itu sama sekali tidak menunjukkan kegugupan.

Dia tampil solid dan berhasil meredam pergerakan winger lincah Manchester United Alejandro Garnacho.

"Saya nggak nyangka bisa jagain Garnacho, duel sama dia. Tapi ternyata saya bisa. Tentunya ini jadi motivasi bagi saya agar lebih baik ke depannya," ungkap Kakang yang juga anggota Polri.

Penampilan tenang dan penuh percaya diri dari Kakang mendapat apresiasi tinggi. Salah satu momen krusial terjadi ketika dia berhasil memblok umpan matang dari Garnacho yang bisa saja menjadi peluang berbahaya. Kakang tampil disiplin, tenang, dan menunjukkan bahwa dia mampu bersaing melawan pemain-pemain kelas dunia.

"Intinya sangat senang. Semoga ada rezeki atau kesempatan lagi untuk bermain lawan tim dari Eropa. Saya ketagihan," ungkap Kakang.

Laga ini berakhir manis bagi tim ASEAN All Stars yang berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor tipis 1-0. Meski tidak mencetak gol atau assist, kontribusi Kakang di sektor pertahanan sangat terasa dalam menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Tidak hanya memberikan pengalaman bermain melawan tim elite dunia, pertandingan ini juga menjadi momen tak terlupakan bagi Kakang secara personal. Dia mengaku senang bisa bertemu dengan banyak pemain baru dari berbagai negara Asia Tenggara dan membangun kekompakan hanya dalam waktu singkat.

"Dua hari yang sangat berharga. Bisa kenal banyak orang baru, bermain kompak melawan Manchester United. Kami juga sempat tukeran jersey, tapi itu rahasia ya, hahaha. Pokoknya sangat berkesan. Mereka pemain-pemain yang sangat disiplin, kualitasnya tinggi. Tapi motivasi kami pun besar untuk mengalahkan mereka," tambah Kakang.

Pemanggilan Kakang ke skuad ASEAN All Stars terbilang dadakan. Awalnya, dua pemain Timnas Indonesia yakni Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri yang dijadwalkan tampil. Namun, keduanya batal ikut karena Asnawi sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Bali untuk persiapan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Sebagai gantinya, pelatih ASEAN All Stars, Kim Sang-sik, memanggil Kakang dan winger Persebaya Malik Risaldi. Meski hanya pengganti darurat, Kakang menjawab kepercayaan tersebut dengan performa yang membanggakan.

Penampilan impresifnya di panggung internasional ini seolah menjadi pernyataan bahwa masa depan sepak bola Indonesia punya potensi besar yang tengah berkembang.

Dengan pengalaman ini, bukan tidak mungkin langkah Kakang menuju level yang lebih tinggi akan terbuka lebar. Dia sudah mencicipi atmosfer pertandingan kelas dunia, melawan klub besar Eropa, dan mampu menunjukkan kualitasnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore