Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 03.56 WIB

Resmi Berpisah, Nick Kuipers Tinggalkan Cinta Abadi dan Warisan untuk Persib Bandung

Nick Kuipers, sosok legendaris di lini belakang pamit dengan dua gelar juara Liga 1. (dok. Persib) - Image

Nick Kuipers, sosok legendaris di lini belakang pamit dengan dua gelar juara Liga 1. (dok. Persib)

JawaPos.com- Perjalanan panjang Nick Kuipers bersama Persib Bandung resmi berakhir seiring tuntasnya kompetisi Liga 1 2024/2025. Bukan sekadar perpisahan biasa, kepergian Kuipers dari skuad Pangeran Biru adalah babak emosional yang mengakhiri satu era penting dalam sejarah klub.

Didatangkan pada pertengahan musim 2019 dari Belanda saat Persib masih dilatih Robert Alberts, Kuipers menjelma menjadi sosok yang lebih dari sekadar bek tengah. Ia menjadi ikon, pemimpin, dan simbol loyalitas selama lima setengah musim mengawal lini belakang Persib.

"Ucapan hatur nuhun rasanya tak akan pernah cukup untuk menggambarkan rasa hormat kami terhadap Nick Kuipers. Ia adalah pemain asing terlama dalam sejarah klub dan telah mempersembahkan dua gelar juara Liga 1 secara back-to-back," ungkap Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.

Selama berseragam biru, Kuipers mencatatkan 141 penampilan resmi dan mencetak 7 gol. Ia melewati rekor pemain asing sebelumnya seperti Hilton Moreira dan Abanda Herman. Namun lebih dari itu, Kuipers memberikan sesuatu yang lebih berharga ketulusan dan semangat untuk membela Persib di segala situasi.

Kuipers sempat nyaris terbuang saat Persib dilatih Luis Milla. Namanya sempat tak terdaftar, dan posisinya sempat dipertanyakan. Namun ia tidak menyerah, di bawah asuhan Bojan Hodak, Kuipers justru kembali jadi sosok yang tak tergantikan. Ia menjadi tembok pertahanan yang kokoh dan kapten yang memimpin tim dengan ketenangan.

Puncaknya terjadi dua musim terakhir, saat Kuipers mengantar Persib menjuarai Liga 1 dua kali beruntun, musim 2023/2024 dan 2024/2025. Ia juga membantu tim melangkah ke kompetisi Asia, yakni AFC Champions League Two.

"Saya datang ke sini untuk membawa Persib juara dan kembali ke kancah Asia dan saya bangga karena keduanya tercapai," ucap Kuipers lewat video perpisahan yang ia unggah di akun Instagram pribadinya @kuipersnick.

Namun bagi Kuipers, Persib bukan sekadar klub, dan Bandung bukan sekadar tempat bekerja.

"Saya disambut hangat sejak pertama kali datang. Saya merasa seperti berada di rumah, meski jauh dari Belanda," kenangnya.

Kota Bandung juga meninggalkan jejak personal dalam hidup Kuipers. Di sinilah putri pertamanya lahir.

"Bandung memberiku hal terindah dalam hidup putriku. Ke mana pun dia pergi nanti, dia akan dengan bangga berkata, 'Saya lahir di Bandung," ungkapnya.

Kuipers resmi mengakhiri kontraknya dan berpamitan kepada klub serta para Bobotoh yang setia mendukungnya.

"Terima kasih telah menerima saya sejak hari pertama. Hatur nuhun, Persib. Kita akan bertemu lagi," tutupnya.

Nick Kuipers bukan hanya meninggalkan rekor dan gelar, tapi juga warisan yang melekat di hati para penggemar. Ketangguhan, loyalitas, dan cintanya pada klub akan selalu dikenang. Bagi Persib dan Bobotoh, ia bukan lagi pemain asing, ia adalah bagian dari keluarga.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore